Rabu, 29 April 2026

Pertemuan Prabowo dan PM Malaysia Anwar Ibrahim di Istana: Bahas Masalah Batas Negara

PM Anwar tiba di Istana Merdeka disambut dengan pasukan jajar kehormatan dan korps musik Paspampres.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
KEPALA NEGARA - Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/7/2025). 

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan terdapat sejumlah topik yang menjadi pembahasan antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Pembahasan itu seputar perundingan perbatasan dua negara, termasuk penurunan jumlah nelayan yang ditangkap di masing-masing wilayah.

"Kedua pemimpin berbicara mengenai kemajuan-kemajuan yang kita capai selama beberapa waktu ini, perundingan perbatasan, kemudian penurunan angka penangkapan nelayan di masing-masing wilayah yang sebelumnya juga banyak menjadi masalah antara Indonesia dan Malaysia," kata Sugiono di Istana Kepresidenan, Selasa.

Sugiono menuturkan, kedua pemimpin negara juga membahas pembentukan Community Learning Center bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Semenanjung Malaysia, Sabah, dan Sarawak.

Tujuannya agar anak-anak pekerja migran dari Indonesia bisa bersekolah di sana.

Kemudian, keduanya turut membahas eskalasi di perbatasan wilayah Kamboja dan Thailand.

Dia bilang, para menteri luar negeri ASEAN sudah saling berkoordinasi untuk membujuk kedua negara agar saling menahan diri sejak insiden berkecamuk.

"Dan Indonesia juga pada saat itu sudah menyampaikan kepada ketua ASEAN dalam hal ini Malaysia bahwa Indonesia siap untuk melakukan apa saja dalam rangka mencapai suatu suasana deeskalasi gencatan senjata di antara kedua negara," beber Sugiono.

Bahkan, perundingan gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja yang diketuai oleh Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim turut dibahas dalam pertemuan.

Kepala Negara sempat menyampaikan pujian kepada PM Anwar.

"Jadi Presiden juga menyampaikan bahwa antara Indonesia dan Malaysia harus erat hubungan kerja samanya karena kita berasal dari rumpun yang sama, kita memiliki budaya yang sama, kita share bahasa yang sama. Oleh karena itu, persahabatan Indonesia dan Malaysia harus sangat erat," tandas Sugiono.

Sebagai informasi, pertemuan ini dalam rangka Konsultasi Tahunan ke-13 antara Indonesia dengan Malaysia yang telah menjadi tradisi sejak 2004.

Annual Consultation RI-Malaysia terakhir kali digelar pada 2017 di Kuching, Sarawak, Malaysia.

Dengan demikian, pertemuan tahun ini menjadi yang pertama dalam tujuh tahun terakhir.

Baca juga: Residivis Diringkus Polisi Saat Transaksi Ganja di Kebun, 2 Pelaku Kabur

Baca juga: Kembali Memanas! Thailand Tuduh Kamboja Langgar Gencatan Senjata, Konflik Perbatasan Belum Usai?

Baca juga: Lhokseumawe Menyengat, Suhu 34 Derajat Celcius, Kurangi Kegiatan Outdoor

Sebagian Tayang di Kompas.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved