Berita Bireuen
94 Mahasiswa Umuslim KKM di Peusangan Selatan, Tersebar di 4 Gampong Ini
Jumlah peserta kali ini memang lebih sedikit karena sebelumnya sudah ada pelaksanaan KKM di Kabupaten Aceh Tamiang
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Jumlah peserta kali ini memang lebih sedikit karena sebelumnya sudah ada pelaksanaan KKM di Kabupaten Aceh Tamiang
Laporan: Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sebanyak 94 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen mulai menjalankan program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik.
Para mahasiswa KKM tersebar di empat desa Kecamatan Peusangan Selatan: Pulo Harapan, Darussalam, Blang Mane, dan Tanjong Beuridi, mulai 31 Juli hingga 29 Agustus 2025.
Acara pelepasan dilakukan di halaman Kantor Bupati Bireuen, langsung oleh Plt Rektor Umuslim, Dr Sonny M. Ikhsan Mangkuwinata SE MSi, kepada Bupati Bireuen, dilanjutkan ke camat dan aparatur desa.
Sekaligus diserahkan juga empat Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk mendampingi para mahasiswa.
Sementara itu, asal peserta KKM adalah dari berbagai fakultas. Berikut asal fakultas ke-94 mahasiswa yang mengikuti:
Fakultas Pertanian (FP): 4 orang
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP): 3 orang
Fakultas Teknik (FT): 9 orang
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP): 62 orang
Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM): 15 orang
Fakultas Ekonomi (FE): 1 orang
Setiap desa menerima 23–24 mahasiswa. Tim monitoring dan evaluasi akan turun satu minggu sebelum program berakhir.
Kepala LPPM Umuslim, Dr Afkar SPd MPd, menjelaskan bahwa KKM tahun ini dikelola oleh Divisi Pengabdian Kepada Masyarakat di bawah LPPM.
Jumlah peserta kali ini memang lebih sedikit karena sebelumnya sudah ada pelaksanaan KKM di Kabupaten Aceh Tamiang yang melibatkan lebih dari 700 mahasiswa.
Sementara itu, harapan pemerintah yang diwakili Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi, menegaskan bahwa KKM tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tapi juga mencakup sejumlah hal.
Dia menyebutkan, hal tersebut antara lai n edukasi masyarakat,
Pemberdayaan potensi lokal.
Kemudian, penyuluhan kesehatan dan lingkungan, pelestarian nilai-nilai adat dan kearifan lokal.
Selain itu, mahasiswa diharapkan menjadi mitra strategis gampong serta teladan yang membawa semangat perubahan dan inovasi.(*)
Baca juga: Pemkab Bireuen Gelar Pawai Karnaval Budaya, Sekolah Diminta Segera Bersiap
| Haji Uma Tanggung Biaya Perjalanan dan Pendampingan Pasien Rujukan dari Bireuen ke Banda Aceh |
|
|---|
| Assesor BAN-PT Lakukan Asesmen Lapangan di Fakultas Hukum UNIKI |
|
|---|
| Ribuan Hektare Tambak Terdampak Banjir di Bireuen belum Tertangani, Begini Keluhan Petambak |
|
|---|
| Anomali Pantai Paku Jangka, Dulu Destinasi Wisata Favorit, Kini Porak-poranda |
|
|---|
| Warga Cot Tunong Gandapura Gelar Kenduri Blang, Kadistanbun: Warisan Budaya Sarat Nilai Syariat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/KKM-Umuslim-06.jpg)