Konflik Rusia dan Ukraina
Serangan Rudal Besar-besaran Rusia, 31 Warga Ukraina Tewas, 159 Luka-luka
Ukraina lantas menetapkan hari berkabung setelah serangan paling mematikan di kota itu tahun ini menghancurkan sebuah gedung apartemen...
Ukraina lantas menetapkan hari berkabung setelah serangan paling mematikan di kota itu tahun ini menghancurkan sebuah gedung apartemen sembilan lantai, melukai 159 orang dan menewaskan lima anak-anak.
SERAMBINEWS.COM - Ukraina menetapkan hari berkabung setelah serangan paling mematikan di kota itu tahun ini menghancurkan sebuah gedung apartemen sembilan lantai, melukai 159 orang dan, menewaskan 31 orang, termasuk lima anak-anak.
"Serangan keji Rusia ini menunjukkan bahwa tekanan dan sanksi tambahan terhadap Moskow diperlukan ," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Jumat, mengumumkan bahwa operasi penyelamatan telah selesai.
"Kami menghargai bahwa Presiden Trump, para pemimpin Eropa, dan mitra kami lainnya dengan jelas melihat apa yang terjadi dan mengutuk Rusia," tambahnya.
Rusia dilaporkan justru makin menunjukkan sikap beringas dalam serangannya ke Ukraina di tengah seruan dan tekanan dari Amerika Serikat (AS) untuk mempercepat perdamaian.
Keberingasan itu ditunjukkan Moskow saat serangan rudal besar-besaran mereka menewaskan 31 orang di Keiv pada Kamis (31/7/2025).
Petugas penyelamat Ukraina pada Jumat (1/8/2025) juga menemukan jasad seorang anak berusia dua tahun, satu di antara 31 korban lain, saat mereka menyelesaikan operasi evakuasi korban dari reruntuhan puing.
Baca juga: Kekeringan Ekstrem Landa Iran, 10 Juta Warga Teheran Terancam Krisis Air
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kallas pada hari Jumat menggambarkan serangan Rusia sebagai "bejat" dan membagikan foto bendera blok tersebut setengah tiang.
"Lebih banyak senjata untuk Ukraina dan sanksi yang lebih keras terhadap Rusia adalah cara tercepat untuk mengakhiri perang. Prioritas kami adalah mengirimkan lebih banyak pertahanan udara ke Ukraina secepatnya," tulisnya.
Sehari sebelumnya, Rusia membombardir lokasi itu dengan serangan rudal, menewaskan 31 orang termasuk 5 anak-anak.
Serangan Paling Mematikan
Di tempat lain, serangan Rusia terus berlanjut di Ukraina.
Satu orang tewas dalam serangan Jumat dini hari di kota Zaporizhzhia, kata administrasi militer regional.
Satu orang lainnya tewas di wilayah Kharkiv di timur laut Ukraina, sementara jumlah korban tewas akibat serangan terpisah di Kramatorsk pada Kamis bertambah menjadi tiga.
Serangan hari Kamis merupakan salah satu serangan paling mematikan yang melanda Keiv sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh pada Februari 2022.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rusia Makin Beringas, Bocah 2 Tahun Tewas Bersama 30 Orang di Kiev, Ukraina: Hari Berkabung Nasional,
Baca juga: Serangan Mematikan Rusia di Kiev Ukraina Tewaskan 31 Orang, Gedung 9 Lantai Runtuh
| Perang Rusia vs Ukraina Semakin Meluas, Kini Berkecamuk di Darat dan Laut Front Timur |
|
|---|
| Rusia Lancarkan Serangan Udara Besar-besaran ke Ukraina, Polandia Siaga Jet Tempur |
|
|---|
| Trump Ubah Haluan! Dukung Ukraina Rebut Krimea dan 20 Persen Wilayah yang Dikuasai Rusia |
|
|---|
| 3 Tahun Perang, Presiden Rusia & Ukraina Akhirnya Siap Bertemu 2 Pekan Lagi |
|
|---|
| Janji Damai Omong Kosong? Putin Sebut Ingin Damai, Tapi Malam Itu Juga Ukraina Dibombardir 270 Drone |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Reruntuhan-gedung-yang-hancur-kena-rudal-Rusia-di-Kiev-Ukraina-Jumat-182025.jpg)