Rabu, 8 April 2026

Warga Tamiang Dikeroyok di Malaysia

Azhari Cage Kecam Pengoroyokan Warga Aceh Tamiang di Malaysia

Azhari Cage kecam keras insiden pengeroyokan terhadap seorang warga Aceh Tamiang di Malaysia yang berujung menghilangkan nyawa korban

|
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
for Serambinews.com
MENGECAM INSIDEN PENGEROYOKAN – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, Azhari Cage, mengecam keras insiden pengeroyokan terhadap seorang warga Aceh Tamiang di Malaysia yang berujung menghilangkan nyawa korban, Minggu (3/8/2025). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, Azhari Cage, mengecam keras insiden pengeroyokan terhadap seorang warga Aceh Tamiang di Malaysia yang berujung menghilangkan nyawa korban. 

Diketahui, korban bernama Syahrul Ramadhan, berusia 34 tahun, merupakan warga Kampung Sampaimah, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Ia meninggal dunia setelah dikeroyok pada Sabtu (2/8/2025).

Menurut Azhari, dalam rekaman video yang diterima dirinya, tampak dugaan keterlibatan pihak kepolisian setempat dalam insiden tersebut.

“Saya sebagai senator asal Aceh mengutuk tindakan ini dan meminta kepada Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) dan KBRI Indonesia yang ada di Malaysia agar mengusut secara tuntas kasus ini,” ujar Azhari kepada Serambi, Minggu (3/8/2025).

Baca juga: Tragis, Seorang Warga Aceh Tamiang Meninggal Dunia Dikeroyok di Malaysia

Tak hanya itu, Cage juga mendesak agar KBRI Indonesia melayangkan nota keberatan resmi kepada Pemerintah Malaysia, atas tindakan sewenang-wenang terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang menyebabkan hilangnya nyawa.

“Kalau memang almarhum ada kesalahan seharusnya sebagai bangsa yang beradab hendaknya melakukan proses hukum bukan dengan cara pengeroyokan hingga meninggal,” tegasnya.

Azhari menekankan pentingnya ketegasan diplomatik dari pemerintah Indonesia untuk memastikan perlindungan terhadap WNI di luar negeri.

Baca juga: Wanita Terluka Setelah Tabrak Lembu di Aceh Tamiang, Warga Pecahkan Kaca Puskesmas tanpa Petugas

"Kita tidak ingin warga negara kita diperlakukan secara tidak manusiawi oleh negara orang,” ungkapnya.

Dalam pernyataannya, Azhari Cage juga menyampaikan doa dan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia berharap agar keadilan ditegakkan secara adil dan transparan bagi almarhum Syahrul Ramadhan.

“Doa saya kepada almarhum semoga Allah ampuni segala dosa dan keluarga tabah terhadap musibah ini. Kita meminta agar keadilan benar-benar diberikan kepada almarhum,” pungkasnya. 

Baca juga: Aturan Baru Insentif Guru Honorer per 1 Agustus 2025: Besaran Lebih Kecil, Dibayarkan Sekaligus

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved