Kesehatan

Inilah yang Terjadi Saat Tubuh Dibekam, dr Zaidul Akbar: Keluar Pasukan Khusus Seperti Kena HIV!

Bekam dapat memicu tubuh mengerahkan pasukan imun khusus yang biasanya baru aktif saat seseorang menderita penyakit berat seperti HIV.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Nur Nihayati
YouTube dr Zaidul Akbar Official
Dalam ceramahnya, dr Zaidul Akbar memberikan analogi menarik, dimana proses bekam bukan sekadar mengeluarkan darah, melainkan memicu tubuh mengerahkan pasukan imun khusus yang biasanya baru aktif saat seseorang menderita penyakit berat seperti HIV, Sabtu (9/8/2025). 

SERAMBINEWS.COM - Bekam, merupakan metode pengobatan tradisional yang sudah dikenal luas, ternyata memiliki efek luar biasa pada sistem imun tubuh.

Menurut dr Zaidul Akbar, terapi bekam bekerja layaknya mesin cuci darah yang membersihkan dan mengaktifkan pertahanan tubuh secara optimal.

Dalam ceramahnya, dr Zaidul Akbar memberikan analogi menarik, dimana proses bekam bukan sekadar mengeluarkan darah, melainkan memicu tubuh mengerahkan pasukan imun khusus yang biasanya baru aktif saat seseorang menderita penyakit berat seperti HIV.

"Bekam itu menghasilkan kondisi di mana tubuh kita mengeluarkan pasukan khusus, seperti natural killer cells dan T cells, yang biasanya baru keluar ketika kita sangat sakit. Tapi dengan bekam, pasukan ini keluar secara gratis tanpa kita harus sakit dulu," jelas dr Zaidul Akbar dikutip Serambinews.com dari kanal YouTubenya, Sabtu (9/8/2025).

Menurutnya, sistem imun manusia terdiri dari dua jenis sel, pasukan umum (seperti leukosit dan makrofag) dan pasukan khusus (natural killer cells, T cells).

Pasukan umum biasanya menangani masalah sehari-hari, sedangkan pasukan khusus berperan dalam menghadapi ancaman berat.

Baca juga: Rahasia Sarapan Sehat dr Zaidul Akbar: Chia Seed, VCO & Bawang Lanang, Bikin Otak Encer

"Biasanya pasukan khusus ini sulit keluar kecuali tubuh dalam kondisi sangat berat. Tapi bekam bisa memancing keluarnya pasukan ini dengan proses pengeluaran darah dan penyedotan berulang pada kulit," tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa proses bekam tidak perlu banyak sayatan.

Cukup satu kali sayatan kecil, kemudian dilakukan penyedotan berulang dengan alat kop yang membuka dan menutup berulang kali. Cara inilah yang efektif mengaktifkan sistem imun.

Lebih lanjut, dr Zaidul Akbar menyebutkan hampir seluruh bagian tubuh dapat dibekam, kecuali beberapa area sensitif seperti daerah limfe.

Namun, para ahli bekam yang sudah berpengalaman terkadang tetap melakukan terapi di area tersebut dengan teknik khusus.

Terapi bekam yang dilakukan secara rutin, minimal sebulan sekali, bisa menjadi cara alami membersihkan tubuh dan meningkatkan daya tahan tanpa harus menunggu tubuh sakit.

Baca juga: Upgrade Otak Kunci Utamanya Puasa & Gaya Hidup Sehat, Dr Zaidul Akbar: Bukan Sekadar Suplemen Mahal!

"Kita enggak sakit tapi pasukan khusus sudah keluar. MasyaAllah, ini menang banyak," tutup dr Zaidul Akbar.

Perlu diketahui, meskipun bekam memiliki banyak manfaat, konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga ahli sebelum melakukan terapi ini, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.

Rahasia Sarapan Sehat dr Zaidul Akbar: Chia Seed, VCO & Bawang Lanang, Bikin Otak Encer

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved