Perang Gaza

Prancis Desak Israel Batalkan Rencana Militer Ambilalih Gaza

Gambar anak-anak yang sekarat karena kelaparan atau warga sipil yang menjadi sasaran ketika

Editor: Ansari Hasyim
(AFP/BASHAR TALEB)
Warga Palestina di Gaza berlarian mencari perlindungan ketika drone Israel melancarkan serangan di Jabalia, di Jalur Gaza utara, Jumat (23/5/2025). 

SERAMBINEWS.COM - Perancis mengutuk rencana Israel memperluas operasi militer untuk menguasai Kota Gaza dan akhirnya seluruh Jalur Gaza, memperingatkan itu akan berjumlah pelanggaran lebih lanjut dari hukum internasional dari keparahan ekstrim.

Wakil Tetap Prancis di PBB Jay Dharmadhikari mengatakan Paris mengutuk sekeras-kerasnya rencana tersebut, yang menurutnya akan memiliki konsekuensi kemanusiaan yang dramatis bagi warga sipil yang sudah hidup dalam kondisi yang mengerikan.

Baca juga: Berambisi Rebut Paksa Tanah Gaza, Israel Rekrut Puluhan Ribu Tentara untuk Berperang

“Gambar anak-anak yang sekarat karena kelaparan atau warga sipil yang menjadi sasaran ketika mereka mencoba mencari makanan sungguh tak tertahankan," kata Dharmadhikari, mendesak Israel untuk mematuhi hukum kemanusiaan internasional, melindungi warga sipil dan infrastruktur, dan segera membuka semua titik persimpangan untuk keamanan, pengiriman bantuan tanpa hambatan.

Dharmadhikari juga menegaskan kembali seruan Prancis untuk segera melakukan gencatan senjata permanen di Gaza.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved