Sabtu, 11 April 2026

Operasi Pasar

Setelah Diguyur Beras Murah, Pemkab Aceh Singkil Cek Stok di Pasar 

Setelah diguyur beras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, juga melakukan pengecekan harga serta stok ke pasar tradisional

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
CEK STOK SEMBAKO: Forkopimda Aceh Singkil, cek stok dan harga sembako di pasar tradisional Sianjo-anjo Meriah, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (13/8/2025). 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Gerakan pangan murah khusus beras terus dilakukan secara maraton di Kabupaten Aceh Singkil. 

Baik yang dilakukan Dinas Pangan setempat bekerjasama dengan Polres Aceh Singkil serta sejumlah instansi lainnya.

Maupun pasar murah khusus beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) hasil kerjasama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dengan Perum Bulog melalui gebyar pangan murah di Kabupaten Aceh Singkil.

Setelah diguyur beras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, juga melakukan pengecekan harga serta stok ke pasar tradisional serta grosir yang ada di Kecamatan Gunung Meriah, Rabu (13/8/2025).

Gunung Meriah, dipilih lantaran merupakan pusat perdagangan yang selanjutnya barang dari sana didistribusikan ke berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil.

Sidak stok dan harga pangan serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya di pimpin Wakil Bupati Aceh Singkil Hamzah Sulaiman bersama Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, dan unsur forkopimda lainnya. 

Hamzah dan unsur Forkopimda terlihat mengecek satu persatu harga barang yang ada di pasar. 

Mulai dari harga beras, telur, bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit dan bahan pokok lainnya.

Ia juga berdialog dengan pedagang dan pembeli untuk mendengarkan keluhan.

“Beras harganya mengalami kenaikan yang signifikan, Ini kami cek apakah masih seperti itu atau tidak,” kata Hamzah.

Ia menegaskan pemerintah akan senantiasa hadir memastikan harga kebutuhan masyarakat tersedia dengan harga terjangkau.

“Pemkab melakukan operasi pasar, termasuk operasi pasar beras, tentu harga yang diberikan lebih murah daripada harga pasar," ujarnya. 

Berdasarkan hasil pantauan beras gunung kemasan 15 kg per zak Rp 253, beras adat Rp 29 ribu per bambu dan beras cap kanal Rp 27 ribu per bambu.


Berikutnya harga kebutuhan dapur seperti cabai merah Rp 28 ribu per kilogram (Kg), cabai rawit Rp 35 ribu per kg, bawang merah Rp 55 ribu per kg dan bawang putih Rp 35 ribu per kg.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved