Berita Luar Negeri
Ukraina Sabotase Pertemuan Trump dan Putin pada 15 Agustus 2025 di Alaskan, Ini Rencananya
Hal itu diungkapkan Kementerian Pertahanan Rusia setelah menerima laporan dari Badan Intelejen negaranya.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Ukraina Sabotase Pertemuan Trump dan Putin pada 15 Agustus 2025 di Alaskan, Ini Rencananya
SERAMBINEWS.COM – Ukraina berencana melakukan sabotase dalam pertemuan puncak antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Pertemuan Putin dan Trump akan berlangsung di Alaska pada 15 Agustus 2025 mendatang.
Namun, Ukraina memiliki niat untuk menyabotase pertemuan tersebut dengan melakukan berbagai upaya-upaya yang provokatif.
Hal itu diungkapkan Kementerian Pertahanan Rusia setelah menerima laporan dari Badan Intelejen negaranya.
Dalam pernyataan pers pada Selasa (12/8/2025), Kementerian Pertahanan Rusia menuduh pemerintah Ukraina mempersiapkan provokasi skala besar untuk menyabotase pertemuan puncak antara Trump dan Putin.
"Menurut informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber, Kiev sedang merencanakan provokasi yang bertujuan mengganggu pertemuan puncak Trump-Putin yang dijadwalkan pada 15 Agustus,” ujar pernyataan itu.
Baca juga: Ukraina Akhiri Perang dengan Rusia, Moskow Sukses Pertahankan Kendali De Facto di 5 Wilayah
Kementerian Pertahan Rusia pun merilis daftar laporan rentetan yang dinilai menjadi upaya sabotase oleh Ukraina.
“Pada 11 Agustus 2025, Dinas Keamanan Ukraina (SBU) mengirim sekelompok jurnalis asing ke kota Chuguev (provinsi Kharkiv) dengan dalih 'menyiapkan serangkaian laporan tentang kehidupan penduduk di wilayah garis depan'," ujarnya.
Menurut kementerian, tepat sebelum KTT, Angkatan Bersenjata Ukraina diperkirakan akan melancarkan serangan pesawat nirawak dan rudal ke daerah padat penduduk atau rumah sakit, yang mengakibatkan banyak korban sipil.
Wartawan Barat akan didatangkan untuk meliput kejadian tersebut.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa setelah serangan itu, seluruh tanggung jawab akan dibebankan kepada Angkatan Bersenjata Federasi Rusia.
Hal itu untuk menciptakan konteks media yang negatif dan menyabotase kerja sama AS-Rusia dalam menyelesaikan konflik Ukraina.
"Tidak menutup kemungkinan provokasi serupa akan terjadi di wilayah lain yang dikuasai Kiev," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.
Ukraina belum mengomentari informasi di atas.
Ukraina
sabotase
Donald Trump
Vladimir Putin
Presiden AS
Presiden Rusia
Alaska
Trump Bertemu Putin di Alaska
| Setelah Filipina, Krisis BBM Kini Hantam Bangladesh, Antrean SPBU Mengular Akibat Pasokan Kurang |
|
|---|
| Stok BBM Filipina Sisa 45 Hari, Status Darurat Energi Ditetapkan, Apa Konsekuensinya? |
|
|---|
| Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Tangki Bahan Bakar Meledak di Tengah Perang AS-Iran |
|
|---|
| Krisis BBM Meluas, Filipina Beri Sinyal Hentikan Penerbangan Imbas Perang AS-Israel vs Iran |
|
|---|
| Israel Mau Memperluas Wilayahnya dengan Menganeksasi Lebanon Selatan, Dunia Hanya Diam? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/trump-dan-putin-pada-2017.jpg)