Berita Nagan Raya
Inspektorat Nagan Raya Sosialisasi Antikorupsi dan Gratifikasi ke Kepsek dan Kapus
Inspektorat Nagan raya mengadakan sosialisasi antikorupsi, Unit Pencegahan Gratifikasi (UPG), dan Whistle Blower System (WBS)
Penulis: Rizwan | Editor: Muhammad Hadi
Kepala puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dituntut untuk memastikan layanan yang bersih, transparan, dan bebas pungutan liar.
Baca juga: Bolehkah Pakai Make Up Untuk Foto KTP? Ini Penjelasan Dukcapil Soal Aturan Resminya
Dikatakan, peserta juga dibekali pemahaman mengenai peran Unit Pencegahan Gratifikasi (UPG) dan mekanisme Whistle Blower System (WBS) yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan dugaan penyimpangan.
“WBS hadir sebagai kanal aman bagi masyarakat maupun aparatur untuk melaporkan dugaan tindak korupsi. Dengan demikian, pencegahan bisa dilakukan lebih dini,” jelas Fadhlin dalam paparannya.
Teuku Hidayat berharap kegiatan ini menjadi titik awal penguatan budaya antikorupsi di sektor pendidikan dan kesehatan.
"Lebih dari sekadar sosialisasi, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan komitmen nyata para kepala sekolah dan kepala puskesmas untuk menjadi teladan di lingkungannya masing-masing," jelasnya.(*)
Baca juga: Disdik Nagan Raya Terbitkan Surat Edaran Penerapan Jam Nol Bagi Sekolah
| Pemkab Nagan Gali Sumber PAD Baru, Godok Perbup Retribusi Pengunaan TKA |
|
|---|
| Harga TBS Sawit di Nagan Raya Pekan Ini Kembali Naik, PMKS Tampung Tertinggi Rp 2.980 per Kg |
|
|---|
| Ali Sadikin Pimpin Pengurus Tani Merdeka Indonesia Nagan Raya, Dorong Ketahanan Pangan |
|
|---|
| Bupati Nagan TRK Hadiri Rakornas Antisipasi Kemarau 2026, Tegaskan Dukung Langkah Kementan |
|
|---|
| Pemkab Nagan Raya Latih Peningkatan Kapasitas Imum Masjid dan Meunasah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Inspektorat-Nagan-Raya-gelar-sosialisasi-antikorupsi-kepada-Kepsek-dan-Kapus.jpg)