Rabu, 27 Mei 2026

Berita Sabang

India Siap Jadikan Sabang sebagai Pelabuhan Transshipment

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah India kembali menegaskan komitmennya untuk berpartisipasi dalam pembangunan Kawasan Sabang.

Tayang:
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Mursal Ismail
For serambinews.com
RAPAT KOORDINASI - Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir, S.IP memimpin rapat koordinasi bersama BPKS dan Pemerintah Aceh terkait pembentukan Sekretariat Dewan Nasional KPBPB Sabang di Ruang Rapat Setda Aceh, Banda Aceh, Senin (25/8/2025). 

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah India kembali menegaskan komitmennya untuk berpartisipasi dalam pembangunan Kawasan Sabang.

Laporan Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) bersama Pemerintah Aceh menggelar rapat koordinasi membahas isu-isu strategis pengembangan Kawasan Sabang.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Aceh, Banda Aceh, Senin (25/8/2025).

Rapat dipimpin oleh Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, serta dihadiri Asisten II Pemerintah Aceh, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, Inspektur Aceh, Ir. Abdullah, ST, CFrA, Kepala BPKS, Iskandar Zulkarnaen.

Kemudian Ketua Dewan Pengawas BPKS, Mawardi Ismail, Sekretaris Dewan Kawasan Sabang, Makmur, SH., serta sejumlah kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Aceh.

Agenda utama rapat adalah menindaklanjuti hasil pertemuan Gubernur Aceh dengan Duta Besar India di Jakarta pada 20 Agustus 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah India kembali menegaskan komitmennya untuk berpartisipasi dalam pembangunan Kawasan Sabang.

Baca juga: Kebakaran Lahan RTH di Jalan Sabang – Balohan Berhasil Dipadamkan

Khususnya pengembangan Pelabuhan Sabang sebagai pelabuhan transshipment.

Pemerintah India bahkan menyatakan kesediaannya menanggung 85 persen pembiayaan pengembangan Pelabuhan Sabang.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia diharapkan menyediakan 15 persen pembiayaan untuk penyusunan Detail Plan Report (DPR).

“India sudah menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung pengembangan Pelabuhan Sabang.

Tugas kita adalah memastikan koordinasi dengan Pemerintah Pusat agar kerja sama strategis ini segera terealisasi,” ujar Sekda Aceh, M Nasir.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Aceh akan segera menyampaikan Surat Rekomendasi kepada Presiden RI guna mempercepat realisasi kerja sama investasi dengan India.

Baca juga: Ini Jadwal dan Tarif Kapal Feri Banda Aceh – Sabang dan Sebaliknya Besok Rabu, 27 Agustus 2025

Selain itu, Kementerian Luar Negeri juga diharapkan segera mengaktifkan kembali mekanisme Joint Task Force (JTF) yang selama ini menjadi wadah koordinasi teknis kedua negara.

BPKS sendiri diminta menyiapkan data serta informasi pendukung, agar Aceh memiliki posisi yang kuat dalam menyambut kerja sama strategis tersebut.

Sebagai bagian dari diplomasi daerah, Pemerintah Aceh juga berencana mengundang Duta Besar India untuk berkunjung ke Aceh pada minggu pertama September 2025.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen kedua belah pihak sekaligus menunjukkan keseriusan Aceh dalam menyiapkan Sabang sebagai pusat perdagangan dan investasi bertaraf internasional.

Rapat koordinasi ini sekaligus menegaskan bahwa BPKS memiliki arah pembangunan yang jelas serta dukungan internasional yang kuat.

Dengan adanya komitmen pembiayaan dari India, ditambah dukungan penuh Pemerintah Aceh dan dorongan kepada Pemerintah Pusat, tudingan miring yang menyebut BPKS tidak memiliki daya tawar terbantahkan sepenuhnya.

Baca juga: Ini Jadwal dan Tarif Kapal Cepat Sabang - Banda Aceh & Sebaliknya Besok, Rabu 27 Agustus 2025

BPKS menegaskan, pengembangan Kawasan Sabang adalah agenda strategis nasional yang akan membawa manfaat besar, bukan hanya bagi Aceh, tetapi juga bagi Indonesia dalam memperkuat posisi di jalur perdagangan internasional. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved