Berita Pidie Jaya 

59 Anggota Kafilah Pijay Ikut TC, Nyak Syi Harapkan Ini di MTQ Aceh Ke-37

“Selama satu pekan, mulai 28 Agustus hingga 3 September, seluruh peserta akan digembleng secara intensif,” katanya.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
TC MTQ ACEH - Bupati Pijay, H Sibral Malasyi, MA, SSos, ME memberi sambutan pada pembukaan TC kepada 59 anggota kafilah kabupaten setempat di Masjid Agung Tgk Chik Pante Geulima, Meureudu, Kamis (28/8/2025). 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) tengah bersiap menyambut sebuah momen besar yang sarat makna spiritual dan budaya yakni Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-37.

Sebagai tuan rumah dalam ajang dua tahunan yang mempertemukan para qari dan qariah terbaik dari seluruh penjuru provinsi, Pijay tak ingin tampil seadanya.

Sebanyak 59 peserta dari kafilah tuan rumah kini menjalani Training Center (TC) secara penuh, sebagai bentuk keseriusan dan komitmen dalam menyongsong kompetisi bergengsi ini.

TC tersebut dipusatkan di sejumlah titik strategis dengan Masjid Agung Tgk Chik Pante Geulima di Meureudu menjadi salah satu lokasi utama.

Di tempat itulah Bupati Pidie Jaya, H Sibral Malasyi MA, SSos, M--yang akrab disapa Nyak Syi --secara resmi membuka pelatihan intensif pada Kamis (28/8/2025).

Dalam sambutannya, Nyak Syi menegaskan bahwa sebagai tuan rumah, Pijay memiliki tanggung jawab moral dan spiritual untuk tampil maksimal.

Baca juga: Progres Pembangunan Gedung Utama MTQ Provinsi di Pijay Sudah 91 Persen

Bukan hanya dalam hal penyelenggaraan, tetapi juga dalam kualitas peserta yang diutus.

“Selama satu pekan, mulai 28 Agustus hingga 3 September, seluruh peserta akan digembleng secara intensif,” katanya.

“Kita ingin memastikan bahwa mereka benar-benar siap, baik secara teknik maupun mental untuk mengharumkan nama Pijay di panggung MTQ tingkat provinsi,” ujar Nyak Syi dengan penuh semangat.

Lebih dari sekadar pelatihan, TC ini menjadi ruang pembinaan karakter dan spiritualitas.

Para peserta tidak hanya dilatih membaca Al-Qur’an dengan tajwid dan fashahah yang benar, tetapi juga dibimbing dalam memahami makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Baca juga: Pijay Komit Sukseskan MTQ ke 27, MCK dan Rekayasa Lalulintas Jadi Prioritas

Setiap cabang lomba, mulai dari Tilawah, Tahfiz, Tafsir, hingga Khat Al-Qur’an, mendapat perhatian khusus dari tim pelatih yang terdiri dari para ustaz dan ustazah berpengalaman.

Menurut Nyak Syi, keberhasilan MTQ bukan hanya diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi dari bagaimana semangat kebersamaan, keikhlasan, dan komitmen untuk memuliakan Al-Qur’an benar-benar hidup dalam diri setiap peserta.

“Dengan niat yang tulus dan kerja keras yang ikhlas, saya yakin Pijay akan menjadi tuan rumah yang sukses, baik dalam penyelenggaraan maupun prestasi,” tuturnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved