Alasan Bripda MA Lempar Helm ke Pelajar SMK Sampai Kepala Pecah dan Koma, Pelaku Dipatsus
Terungkap alasan Bripda MA polisi di Banten lempar helm ke pelajar SMK berinisial VA (16) sampai jatuh dari sepeda motor dan koma hingga kepala pecah.
“Kondisi masih koma, masih dirawat di ICU, sudah 3 hari ini belum ada perkembangan,” ujarnya.
Sementara itu sebelumnya Polda Banten mengaku sudah menemui keluarga korban, menanggung biaya perawatan, dan menempatkan Bripda MA dalam pemeriksaan Propam.
Andi, mewakili pihak keluarga, meminta agar kasusnya diusut hingga tuntas.
"Diusut sampai tuntas supaya pelaku cepat ditangani supaya cepat mengakui kesalahannya, olah TKP, biar pelaku kena sanksi efek jera yang dilakukan kepada korban sampai koma," katanya, Rabu (27/8/2025), melansir dari TribunBanten.
Baca juga: Nasib Bripda MA, Oknum Polisi Polda Banten Pukul Pelajar Pakai Helm hingga Kritis, Kini Dipatsus
Dikatakan Andi, perwakilan dari pihak kepolisian Polda Banten telah mendatangi pihak keluarga di RSUD Banten memberikan bingkisan.
Namun, kata Andi, pihak keluarga enggan menerimanya lantaran khawatir dianggap sebagai meringankan atas perbuatan terduga pelaku.
"Ada utusan dari Kapolda datang itu untuk memberikan bingkisan gak tahu kita belum buka, ditanya sama orang tua, ini bingkisan untuk apa, ada saya juga, kalau bingkisan ini untuk meringankan pelaku kita tidak bisa terima, mending diambil lagi, digituin sama pihak keluarga," ujarnya.
Sebab, lanjut Andi, dari awal peristiwa itu terjadi pihak keluarga sudah menanyakan kepada pihak kepolisian yang mengantarkan Violent ke rumah sakit.
Tetapi, kata dia, tidak ada satu pun anggota kepolisian yang mengaku bahwa Violent dilempar menggunakan helm hingga jatuh dari sepeda motor yang dikendarainya.
"Berhubung engak ada yang ngaku yaudah saya konfirmasi langsung ke Mabes ada saudara."
"Kemarin suruh menghadap Paminal langsung sebelumnya kanit menjenguk malamnya sama Propam satu orang," ujarnya.
Kesaksian Ayah Korban
Ayah Agara, Benny Permadi, mengatakan, peristiwa dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi kepada anaknya terjadi pada Minggu (24/8/2025).
Awalnya, Agara berpamitan ingin memperbaiki motor di bengkel yang ada di daerah Boru, Curug, Kota Serang.
Usai dari bengkel, anaknya bersama dua rekannya mengabari bahwa mereka akan pulang ke rumah.
Tak Puas Berhubungan Badan, Titus Sutrisno Bunuh Sumiati Wanita Open BO di Tegal |
![]() |
---|
VIDEO Massa Bobol Blokade Polisi, Pendemo Lempari Mobil dengan Batu |
![]() |
---|
VIDEO - Demo Buruh Digelar, 120 Pelajar Diamankan Polisi karena Bolos Sekolah dan Ikut Aksi di DPR |
![]() |
---|
Demo di DPR Ricuh, Bentrokan Meluas, Massa dan Polisi Saling Serang Pakai Batu saat Dipukul Mundur |
![]() |
---|
Demo di DPR Ricuh, Mahasiswa Lempar Bambu Runcing dan Bakar Sampah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.