Demo DPR

Demo di DPR Ricuh, Mahasiswa Lempar Bambu Runcing dan Bakar Sampah

"DPR hanya berpihak pada oligarki! Bubarkan DPR sekarang juga!" teriak salah satu orator dari atas mobil komando.

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/Lidia Pratama Febrian
Demo Mahasiswa di DPR 28 Agustus Ricuh, Lempar Bambu Runcing dan Bakar Sampah. 

Tiang-tiang bendera terbuat dari bambu dan pipa besi yang dikabarkan diambil dari sekitar Flyover Ladokgi.

Massa juga membawa bambu runcing sepanjang dua meter sebagai simbol perlawanan.

Sambil berjalan menuju gerbang DPR, mereka menyanyikan lagu perjuangan “Buruh Tani” secara lantang.

Setibanya di lokasi, mahasiswa langsung menyatu dengan massa aksi lain yang telah lebih dulu tiba.

Yel-yel dan orasi semakin menggema di sepanjang pagar DPR.

“Kami datang bukan untuk diam, kami datang untuk melawan!” teriak seorang peserta aksi dengan pengeras suara.

“DPR tidak lagi mewakili rakyat, DPR harus dibubarkan!” sambung yang lain.

Adapun sebelum rombongan mahasiswa tiba, ribuan buruh dari berbagai konfederasi telah lebih dulu melakukan aksi di lokasi yang sama sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.

Hingga pukul 14.40 WIB massa masih bertahan dengan tensi tinggi.

Aparat keamanan tetap berjaga ketat dari balik pagar dan belum mengambil tindakan represif.

Baca juga: Dua Syech Arab ‘Jadi Guru’ di MAN 1 Aceh Barat, Tekankan Hal Penting Ini Kepada Siswa

Baca juga: Dewan Minta Pemkab Panggil Keuchik, Terkait Rekomendasi Izin PT Abdya Mineral Prima

Sudah tayang di Kompas.com

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved