Sabtu, 18 April 2026

Kesehatan

Cara Membuat Masakan Tetap Lezat Meski Rendah Garam, Ini Triknya

Konsumsi garam berlebih berkaitan erat dengan meningkatnya risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga gangguan ginjal.

Editor: Amirullah
Freepik.com
Ilustrasi Garam - Benarkah Garam Sebabkan Tekanan Darah Tinggi? Cara Membuat Masakan Tetap Lezat Meski Rendah Garam, Ini Triknya 

SERAMBINEWS.COM – Tanpa disadari, garam sering “menyelinap” ke hampir setiap hidangan yang kita santap. Sedikit saat menumis, ditambah lagi ketika mencicipi, belum lagi dari makanan olahan yang praktis.

Padahal, konsumsi garam berlebih berkaitan erat dengan meningkatnya risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga gangguan ginjal.

Organisasi kesehatan dunia seperti World Health Organization (WHO) merekomendasikan asupan garam kurang dari 5 gram per hari untuk orang dewasa.

Angka ini sebenarnya tidak besar sekitar satu sendok teh. 

Namun dalam praktiknya, banyak orang melampaui batas tersebut, sering kali tanpa sadar.

Kabar baiknya, mengurangi garam bukan berarti makanan jadi hambar. Ada beberapa cara sederhana yang bisa diterapkan di dapur agar cita rasa tetap terjaga, tanpa harus bergantung pada natrium berlebih.

Kenapa Garam Perlu Dibatasi?

Ketika tubuh kelebihan natrium, ia akan menahan lebih banyak air. Dampaknya, volume darah meningkat dan memberi tekanan tambahan pada dinding arteri. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat memicu hipertensi.

Tekanan yang konstan dalam jangka panjang juga berpotensi merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko serangan jantung maupun stroke. Karena itu, membatasi asupan garam harian menjadi langkah pencegahan yang penting.

Berikut lima cara yang bisa mulai Anda lakukan.

1. Manfaatkan rempah dan bumbu alami

Dapur Indonesia sebenarnya kaya rasa tanpa harus bergantung pada garam. Ketumbar, mint, basil, daun kari, rosemary, hingga thyme bisa memberi aroma dan karakter kuat pada masakan.

Rempah seperti kunyit, jintan, lada hitam, kayu manis, dan cengkeh bukan hanya memperkaya rasa, tetapi juga memiliki sifat anti-inflamasi. Banyak di antaranya mengandung antioksidan yang mendukung kesehatan pembuluh darah.

Awalnya mungkin terasa berbeda. Namun seiring waktu, indra perasa akan beradaptasi. Anda pun tak lagi merasa perlu menambahkan garam berlebih.

2. Tambahkan sentuhan asam alami

Rasa asam sering kali diremehkan, padahal efeknya cukup besar dalam menyeimbangkan hidangan. Perasan lemon, asam jawa, cuka, atau bahkan mangga mentah dapat “mengangkat” rasa makanan meski garamnya dikurangi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved