Kesehatan
8 Manfaat Puasa untuk Kesehatan, dari Jantung Hingga Mental
Manfaat ini optimal jika puasa dijalankan dengan pola makan seimbang saat sahur dan berbuka.
Ringkasan Berita:
- Puasa membantu menurunkan kolesterol, trigliserida, dan LDL, serta meningkatkan HDL. Selain itu, puasa mendukung pembakaran lemak dan pengendalian berat badan.
- Puasa meningkatkan sensitivitas insulin, membantu stabilitas gula darah, serta memberi waktu istirahat bagi organ pencernaan sehingga lambung lebih sehat.
- Pola makan lebih teratur dan kaya antioksidan membantu kulit lebih sehat, sementara keseimbangan hormon dan neurotransmitter berkontribusi mengurangi stres dan menjaga suasana hati.
SERAMBINEWS.COM - Puasa Ramadhan tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik dan mental.
Sejumlah dokter dan pakar dari berbagai institusi seperti RS EMC Alam Sutera, Universitas Airlangga, dan Universitas Gadjah Mada menegaskan bahwa puasa dapat membantu mengontrol berat badan, menjaga kesehatan jantung, menstabilkan gula darah, hingga memperbaiki kesehatan kulit dan mental.
Manfaat ini optimal jika puasa dijalankan dengan pola makan seimbang saat sahur dan berbuka.
Selama berpuasa, tubuh mengalami proses adaptasi metabolisme yang signifikan.
Perubahan pola makan dan minum ini memicu tubuh untuk melakukan pembersihan alami dan memperbaiki fungsi organ-organ vital yang biasanya bekerja tanpa henti setiap harinya.
1. Membantu menurunkan dan mengontrol berat badan
Baca juga: VIDEO - Viral! Diduga Pelakor Tetap Senyum Santai Saat Dilabrak Istri Sah dan Keluarga
Salah satu manfaat puasa yang paling dikenal adalah membantu penurunan berat badan.
Pembatasan asupan makanan dalam periode tertentu menciptakan defisit kalori, sehingga tubuh mulai menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi.
Selain itu, puasa membantu mengatur ulang hormon yang berperan dalam metabolisme dan nafsu makan.
Metabolisme tubuh menjadi lebih efisien dalam membakar energi, terutama jika puasa diiringi pola makan sehat dan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, yoga, atau bersepeda.
Ahli gizi di American Wellness Center di Dubai, Feda Alkilani, mengatakan puasa Ramadhan pada dasarnya adalah jenis puasa intermiten, salah satu tren dalam penurunan berat badan.
"Asalkan, kamu makan dengan jumlah dan kualitas yang tepat, penurunan berat badan tidak hanya dapat dilakukan, tetapi juga mudah dilakukan selama Bulan Suci ini," kata Alkilani, dilansir dari Gulf News.
Baca juga: Kapal Induk Kedua AS Mendekat ke Timur Tengah, Trump: Hal Buruk Akan Terjadi Jika Perundingan Gagal
2. Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah
Puasa berkontribusi dalam menjaga kesehatan kardiovaskular, seperti dituturkan oleh dr. Rony M. Santoso, SpJP(K), FIHA, FSCAI, FESC, FAPSC dalam tulisannya di situs web resmi jaringan RS EMC.
Menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan kardiologi intervensi di RS EMC Alam Sutera ini, puasa dapat membantu menurunkan faktor risiko penyakit jantung karena membuat seseorang belajar mengontrol apa yang ingin dimakan dan diminum.
"Puasa dapat menurunkan faktor risiko penyakit jantung karena orang yang berpuasa secara rutin akan dapat mengendalikan diri terhadap apa yang ingin dimakan dan diminumnya,” ujar dr. Rony yang berpraktik di RS EMC Alam Sutera.
Salah satu manfaat puasa untuk kesehatan jantung adalah menurunkan kadar kolesterol.
| Jarang Makan Sayur? Ini 5 Dampak Berbahaya yang Sering Tak Disadari |
|
|---|
| Cara Rebus Telur yang Sehat, Hindari Panas Tinggi Agar Nutrisi Tetap Terjaga |
|
|---|
| Cek Ini Sebelum Menikah Kata dr Boyke, Bisa Tentukan Kesuburan Pasangan |
|
|---|
| 7 Penyebab Tangan Keriput di Usia Muda, Sering Tak Disadari dan Dianggap Sepele |
|
|---|
| 5 Obat Alami Redakan Pilek dan Hidung Tersumbat, Bisa Dicoba di Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-puasa-terbaru1.jpg)