Minggu, 14 Juni 2026

Kesehatan

Pemeriksaan Kesehatan Tak Terduga Ungkap Risiko Jantung, Dokter Ini Ubah Gaya Hidup

Dokter Andik Wijaya awalnya mengikuti pemeriksaan kesehatan hanya karena adanya promo diskon.

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
Chat GPT
PEMERIKSAAN KESEHATAN - Dokter Andik Wijaya awalnya mengikuti pemeriksaan kesehatan hanya karena adanya promo diskon. Foto ilustrasi dibuat menggunakan Chaat GPT. 

Ringkasan Berita:
  • Pemeriksaan kesehatan yang diikuti secara tidak sengaja mengungkap risiko tinggi penyakit jantung pada seorang dokter.
  • Hasil tes menunjukkan skor kalsium koroner tinggi meski tanpa gejala dan merasa sehat.
  • Pengalaman tersebut mendorong pentingnya deteksi dini dan perubahan gaya hidup untuk pencegahan.
 

SERAMBINEWS.COM - Dokter Andik Wijaya awalnya mengikuti pemeriksaan kesehatan hanya karena adanya promo diskon.

Ia merasa dirinya dalam kondisi sehat dan tidak memiliki keluhan penyakit jantung.

Namun, hasil coronary artery calcium score menunjukkan angka 431 yang tergolong tinggi.

Angka tersebut menandakan risiko serius terhadap serangan jantung dan stroke.

Temuan ini membuatnya sangat terkejut karena tidak sesuai dengan kondisi yang ia rasakan.

Ia kemudian menyadari bahwa penyakit jantung bisa muncul tanpa gejala awal yang jelas.
Riwayat keluarga juga diduga menjadi salah satu faktor risiko yang dimilikinya.

Baca juga: Bukan Cuma Penyakit Lansia, Ini 5 Alasan Serangan Jantung Makin Sering Mengintai Usia Muda

Pengalaman ini membuatnya menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini.
 
Dr Andik Wijaya tidak pernah menyangka pemeriksaan kesehatan yang awalnya ia ikuti karena sedang ada promo diskon justru mengubah hidupnya.

Dokter berusia 60 tahun itu merasa kondisi kesehatannya baik-baik saja.

Ia tidak memiliki keluhan yang mengarah pada penyakit jantung dan mengaku cukup menjaga pola hidup.

Namun, hasil pemeriksaan yang ia jalani pada April 2024 menunjukkan hal yang berbeda.

“Saya pikir kesehatan saya bakal baik-baik saja karena saya cukup menjaga kesehatan,” katanya saat diwawancarai Kompas.com, Jumat (12/6/2026).

Pemeriksaan yang ia ikuti adalah coronary artery calcium score, yaitu tes untuk melihat adanya timbunan kalsium pada pembuluh darah koroner.

Memiliki risiko serangan jantung yang tinggi, Andik mengungkapkan bahwa skor kalsium koroner yang ia miliki mencapai angka 431.

 Menurutnya, angka tersebut menunjukkan risiko tinggi terhadap serangan jantung maupun stroke.

“Dan ternyata saya yang semula sangat percaya diri, ternyata hasilnya sangat buruk,” ujar Andik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved