Kesehatan
Pemeriksaan Kesehatan Tak Terduga Ungkap Risiko Jantung, Dokter Ini Ubah Gaya Hidup
Dokter Andik Wijaya awalnya mengikuti pemeriksaan kesehatan hanya karena adanya promo diskon.
Ringkasan Berita:
- Pemeriksaan kesehatan yang diikuti secara tidak sengaja mengungkap risiko tinggi penyakit jantung pada seorang dokter.
- Hasil tes menunjukkan skor kalsium koroner tinggi meski tanpa gejala dan merasa sehat.
- Pengalaman tersebut mendorong pentingnya deteksi dini dan perubahan gaya hidup untuk pencegahan.
SERAMBINEWS.COM - Dokter Andik Wijaya awalnya mengikuti pemeriksaan kesehatan hanya karena adanya promo diskon.
Ia merasa dirinya dalam kondisi sehat dan tidak memiliki keluhan penyakit jantung.
Namun, hasil coronary artery calcium score menunjukkan angka 431 yang tergolong tinggi.
Angka tersebut menandakan risiko serius terhadap serangan jantung dan stroke.
Temuan ini membuatnya sangat terkejut karena tidak sesuai dengan kondisi yang ia rasakan.
Ia kemudian menyadari bahwa penyakit jantung bisa muncul tanpa gejala awal yang jelas.
Riwayat keluarga juga diduga menjadi salah satu faktor risiko yang dimilikinya.
Baca juga: Bukan Cuma Penyakit Lansia, Ini 5 Alasan Serangan Jantung Makin Sering Mengintai Usia Muda
Pengalaman ini membuatnya menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini.
Dr Andik Wijaya tidak pernah menyangka pemeriksaan kesehatan yang awalnya ia ikuti karena sedang ada promo diskon justru mengubah hidupnya.
Dokter berusia 60 tahun itu merasa kondisi kesehatannya baik-baik saja.
Ia tidak memiliki keluhan yang mengarah pada penyakit jantung dan mengaku cukup menjaga pola hidup.
Namun, hasil pemeriksaan yang ia jalani pada April 2024 menunjukkan hal yang berbeda.
“Saya pikir kesehatan saya bakal baik-baik saja karena saya cukup menjaga kesehatan,” katanya saat diwawancarai Kompas.com, Jumat (12/6/2026).
Pemeriksaan yang ia ikuti adalah coronary artery calcium score, yaitu tes untuk melihat adanya timbunan kalsium pada pembuluh darah koroner.
Memiliki risiko serangan jantung yang tinggi, Andik mengungkapkan bahwa skor kalsium koroner yang ia miliki mencapai angka 431.
Menurutnya, angka tersebut menunjukkan risiko tinggi terhadap serangan jantung maupun stroke.
“Dan ternyata saya yang semula sangat percaya diri, ternyata hasilnya sangat buruk,” ujar Andik.
| Tak Perlu Diet Ketat, Ini 10 Cara Sederhana Menurunkan Berat Badan yang Bisa Dilakukan dari Rumah |
|
|---|
| Sering Sakit Kepala Sebelah? Hindari 10 Makanan Pemicu Migrain Ini |
|
|---|
| Perut Sering Begah? Ini 5 Manfaat Buah Naga untuk Pencernaan Sehari-hari |
|
|---|
| Cegah Anemia, Ini 5 Sayuran Kaya Zat Besi yang Bagus untuk Tubuh |
|
|---|
| Emosi Memuncak? Coba 5 Aktivitas Ini untuk Menenangkan Diri Saat Marah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kesehatan-jantung-14062026.jpg)