Jumat, 12 Juni 2026

Info Haji 2026

Begini Tata Cara Sholat Sunah 2 Rakaat Setelah Pulang Haji

Lalu, amalan apa saja yang dapat dilakukan setelah pulang haji agar kemabruran tetap terjaga?

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
Gemini Ai/Gemini AI
ilustrasi shalat perempuan sendiri di rumah buatan Gemini AI, Sabtu (21/3/2026) 

Karena itu, setelah pulang haji hendaknya menghindari ghibah, fitnah, adu domba, serta perkataan yang dapat menyakiti orang lain.

4. Gemar Bersedekah dan Membantu Sesama
Pengalaman berkumpul dengan jutaan umat Islam di Tanah Suci seharusnya menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial.

Rasulullah SAW bersabda: "Memberikan makan kepada orang lain dan berkata baik." (HR. Ahmad)

Bentuknya dapat berupa sedekah, membantu fakir miskin, menyantuni anak yatim, membantu tetangga, maupun terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

5. Menyebarkan Salam dan Menjaga Kerukunan
Seorang haji hendaknya menjadi pembawa kedamaian di lingkungan tempat tinggalnya.

Rasulullah SAW bersabda: "Sebarkanlah salam di antara kalian." (HR. Tirmidzi)

Makna salam tidak hanya mengucapkan salam, tetapi juga menciptakan suasana damai, menjaga persaudaraan, dan menghindari konflik yang dapat memecah belah umat.

6. Menyambung Silaturahmi yang Pernah Terputus
Setelah pulang haji, seorang muslim dianjurkan mempererat hubungan dengan keluarga, kerabat, dan sahabat.

Rasulullah SAW bersabda: "Sambunglah tali silaturahmi." (HR. Bukhari dan Muslim)

Jika sebelumnya pernah terjadi perselisihan, maka momen setelah haji dapat menjadi kesempatan yang baik untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan.

7. Menjauhi Maksiat dan Menjaga Kesucian Diri
Salah satu tujuan utama haji adalah membersihkan dosa-dosa seorang muslim.

Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa berhaji lalu tidak berkata kotor dan tidak berbuat maksiat, maka ia kembali seperti pada hari dilahirkan oleh ibunya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Oleh karena itu, setelah pulang haji hendaknya lebih berhati-hati dalam menjaga pandangan, pergaulan, ucapan, dan perbuatan agar tidak terjerumus ke dalam kemaksiatan.

8. Membiasakan Qiyamul Lail atau Salat Malam
Salat malam merupakan salah satu amalan yang dapat menjaga kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda: "Salatlah pada malam hari ketika manusia sedang tidur." (HR. Tirmidzi)

Membiasakan tahajud, witir, dan berbagai ibadah malam lainnya menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT selama menunaikan ibadah haji.

9. Menjadi Pribadi yang Rendah Hati dan Tidak Sombong
Gelar haji bukanlah untuk dibanggakan atau dijadikan alasan merasa lebih baik dari orang lain.

Allah SWT berfirman: "Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong." (QS. Al-Isra': 37)

Orang yang hajinya mabrur justru semakin tawaduk, menghormati sesama, dan menyadari bahwa semua keberhasilan berasal dari pertolongan Allah SWT.

10. Menjadi Teladan dan Menebarkan Manfaat bagi Masyarakat
Predikat haji mabrur seharusnya terlihat dari manfaat yang diberikan kepada lingkungan sekitar.

Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (HR. Ahmad)

Seorang haji hendaknya menjadi contoh dalam kejujuran, kesantunan, kepedulian sosial, serta aktif dalam kegiatan yang membawa kebaikan bagi masyarakat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved