Banjir Landa Aceh
BNPB Rilis 16 Nomor Darurat Bencana Aceh: Warga Diimbau Gunakan WhatsApp/SMS Respons Lebih Cepat
BNPB mengingatkan bahwa penggunaan WhatsApp atau SMS diprioritaskan agar informasi lebih cepat diterima petugas.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis daftar nomor penting atau nomor darurat bencana Aceh yang bisa dihubungi masyarakat untuk melaporkan kondisi darurat maupun mendapatkan informasi terkini di lapangan, Sabtu (29/11/2025).
Daftar nomor darurat bencana Aceh ini disampaikan BNPB melalui unggahan resmi di Instagram, seiring meningkatnya laporan bencana di sejumlah wilayah Aceh pasca dilanda banjir bandang.
“Halo #SahabatTangguh! Berikut ini kami sampaikan nomor yang dapat dihubungi untuk melaporkan maupun mendapatkan informasi di lapangan. Dianjurkan untuk menghubungi melalui pesan WhatsApp atau SMS,” tulis BNPB Indonesia di Instagram.
BNPB mengingatkan bahwa penggunaan WhatsApp atau SMS diprioritaskan agar informasi lebih cepat diterima petugas, mengingat kondisi jaringan telepon sering tidak stabil saat bencana.
Berikut daftar lengkap nomor darurat yang dapat dihubungi masyarakat Aceh:
- Call Center Nasional: BNPB: 117
- Basarnas: 115
Baca juga: Bireuen Lumpuh Dikepung Banjir, Listrik Padam, PDAM Mati dan Jaringan HP Putus
Lembaga dan Instansi di Aceh:
- BPBD Aceh: (0651) 34783
- Basarnas Aceh: (0651) 33876
- PMI Aceh: 0852 2315 0090
- BPBD Aceh Besar: 0811 6713 113
- Pusdalops BPBD Aceh Tengah: 0812 6425 7378
- BPBD Aceh Utara: (0645) 31710
- BPBD Pidie: (0653) 7829567
- BPBD Aceh Barat: (0655) 7551413
- BPBD Banda Aceh (WA): 0822 7670 5800
- BPBD Aceh Timur: 0823 2466 8545
- BPBK Aceh Jaya: 0811 6899 113
- Damkar BPBK Aceh Jaya: 0811 6792 113
- BPBD Langsa: (0641) 20113113
- BPBD Bireuen: (0644) 323535
- BPBD Gayo Lues: (0642) 21390
- BPBD Aceh Tenggara: (0629) 21741
Baca juga: Warga 3 Desa di Beutong Ateuh Nagan Terisolir Ekses Banjir Bandang, Bantuan Disalur Pakai Tali Kabel
BNPB dan BPBD di tiap kabupaten/kota saat ini tetap siaga 24 jam menerima laporan masyarakat.
Warga juga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan bila terjadi kondisi yang membahayakan.
16 Orang Meninggal, 6.104 KK Mengungsi, 1.938 Rumah Rusak, Bantuan Luar belum Menjangkau Aceh Tengah
Diberitakan sebelumnya, bencana Hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tengah sejak 25 hingga 28 November 2025 telah menimbulkan kerugian dan dampak kemanusiaan yang sangat serius.
Dalam laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang di paparkan Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, per Jumat (28/11/2025) pukul 17.00 WIB, tercatat 16 jiwa meninggal dunia dan lebih dari 6.104 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi, sementara 1.938 rumah mengalami kerusakan berat hingga ringan.
Laporan data kerusakan menunjukkan betapa parahnya infrastruktur vital yang terdampak.
Total 14 kecamatan terdampak, dengan 9 kecamatan di antaranya kini berstatus wilayah terisolir.
Akses Transportasi : Terdapat 5 ruas jalan nasional menuju Kabupaten Aceh Tengah dari luar kabupaten terputus, dan akses jalan ke 9 kecamatan dari ibukota kabupaten juga lumpuh.
Ditambah lagi, puluhan ruas jalan menuju kecamatan dan desa ikut terputus.
Infrastruktur Vital : Sebanyak 18 jembatan terputus total, melumpuhkan mobilitas warga.
Selain itu, 14 unit akses listrik, air bersih, dan telekomunikasi/internet di 14 kecamatan juga mengalami kerusakan, membuat komunikasi dan pasokan dasar terganggu.
| 212 Enumerator akan Turun Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir di Bireuen, Warga Diharap Ada di Rumah |
|
|---|
| Bantuan Rumah Rusak Tahap II Disalurkan di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Hibah dana TKD untuk daerah bencana di Aceh |
|
|---|
| TNI Bangun Jembatan Aramco di Delima |
|
|---|
| Data Pascabencana 100 Persen Sinkron Aceh Tengah Masuk Tahap Lanjutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nomor-darurat-bencana-Aceh.jpg)