Senin, 20 April 2026

Banjir Landa Aceh

Terisolasi Akibat Banjir, Warga Desa Bukit Mulie Bener Meriah Bertahan Tanpa Listrik dan Jaringan

“Hari ini baru bisa komunikasi. Sebelumnya memang lost contact total,” ujar Siswanto, salah satu warga Bukit Mulie

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/ SRI ANGGUN OKTAVIANA
Warga Desa Bukit Mulie memadati kantor geuchik untuk mengisi daya ponsel setelah empat hari terputus listrik dan jaringan akibat banjir bandang yang melanda Bener Meriah. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sri Anggun Oktaviana | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM – Dampak banjir bandang yang melanda Kabupaten Bener Meriah semakin meluas dan memprihatinkan.

 Selain menyebabkan kerusakan rumah dan fasilitas publik, bencana ini turut melumpuhkan infrastruktur vital.

 Terutama jaringan transportasi dan distribusi kebutuhan dasar masyarakat.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah yang dirilis Sabtu (29/11/2025), tercatat sedikitnya 20 titik jalan putus, 35 titik longsor, serta 26 titik banjir yang masih menggenangi sejumlah wilayah.

Baca juga: Imbas Banjir-Longsor: 4 Kecamatan di Bener Meriah Terisolasir, 10.000 Pengungsi Terancam Kelaparan

Kondisi ini membuat akses menuju desa-desa terdampak benar-benar terisolasi.

Situasi semakin parah dengan rusaknya 38 jembatan penghubung antar desa hingga antar provinsi.

 Jembatan-jembatan tersebut putus total akibat derasnya luapan sungai yang menghantam struktur bangunan.

Adapun jembatan putus tersebut tersebar di berbagai kecamatan:

Baca juga: Akses ke Bener Meriah Masih Putus, Bupati Tagore Harap Bantuan Segera Masuk Lewat Udara

– Kecamatan Bandar

– Kecamatan Mesidah

– Kecamatan Wih Pesam

– Kecamatan Syiah Utama

– Kecamatan Bener Kelipah

– Kecamatan Timang Gajah

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved