Rabu, 20 Mei 2026

Banjir Langsa

Pemko Langsa Mulai Salurkan Bantuan Masa Panik ke Posko Sementara

Pasca banjir surut di Kota Langsa pada Kamis (27/11/2025), Pemerintah Kota Langsa mulai menyalurkan bantuan masa panik ke sejumlah

Tayang:
Penulis: Zubir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Foto Dinsos Langsa
BANTUAN MASA PANIK - Bantuan masa panik mulai disalurkan ke sejumlah posko sementara oleh Pemko Langsa. 

Saat air mulai surut Kamis (27/11/2025), sebagian warga pulang, namun banyak di antara mereka harus menahan lapar. Toko modern seperti Indomaret dan Alfamart tidak beroperasi hingga Sabtu (29/11/2025). Toko sembako di pasar mulai buka, tetapi banyak barang rusak akibat terendam banjir.

Stok pangan masyarakat menipis karena beras dan bahan makanan lainnya terendam. Jaringan internet yang putus membuat warga tak bisa menarik uang di ATM. Telur ayam sulit ditemukan dan harganya naik hingga Rp90.000 per papan. Ikan pun langka dan dijual mahal.

Hampir semua kantor pemerintahan termasuk Pendopo Wali Kota ikut terendam dan lumpuh.

Akses bantuan dari Provinsi Aceh belum dapat masuk karena jalan dari Aceh Timur hingga Bireuen terputus.

RSUD Langsa Lumpuh, Ratusan Pasien Dievakuasi

Sejak Rabu (26/11/2025), RSUD Langsa terendam hingga dua meter. Pelayanan rumah sakit lumpuh total dan banyak alat medis rusak.

Ratusan pasien dievakuasi ke Puskesmas Langsa Barat dan RSCM Langsa.

KRI Sutedi Senoputra-378 Bawa Logistik ke Langsa

Pemko Langsa mengambil langkah cepat dengan mengirimkan stok makanan dari Medan berupa 2.000 kotak mi instan (8 ton) dan 30.000 butir telur (2 ton).

“Saat ini saya membawa bantuan melalui laut dari Belawan menuju Langsa menggunakan KRI Sutedi Senoputra-378 milik TNI AL,” ujar Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra.

Jeffry menegaskan kapal perang tersebut datang bukan untuk misi militer, tetapi untuk mengangkut bantuan pangan.

Menurutnya, penggunaan jalur laut merupakan solusi paling efektif karena akses darat terputus akibat banjir di berbagai titik.

Jika cuaca mendukung, KRI Sutedi Senoputra-378 diperkirakan tiba di Kuala Langsa pada Sabtu malam, setelah perjalanan sekitar 7–8 jam dari Belawan.

Selain bahan pangan, kapal juga membawa perangkat komunikasi Starlink Router untuk pemulihan jaringan pasca-banjir.

“Kami harus bertindak cepat. Banjir membuat banyak wilayah terisolir dan logistik terhambat. Penggunaan KRI ini adalah upaya bersama Pemko Langsa dan TNI AL agar bantuan segera sampai,” jelas Jeffry.

Banjir yang terjadi selama lima hari telah membuat ribuan warga mengungsi, puluhan ribu rumah terendam, dan perekonomian lumpuh. Daerah pesisir dan sekitar sungai menjadi titik paling terdampak.

“Kami memohon doa agar kapal segera tiba di Pelabuhan Langsa. Kami menargetkan listrik dan internet bisa kembali normal besok,” tutup Wali Kota.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved