Banjir Landa Aceh
Jembatan Kutablang Putus, 10 Boat Bantu Seberangkan Warga, Segini Ongkosnya
Boat bermesin tempel dikelola warga setempat membantu warga terlihat sangat hati-hati dalam menyeberang sungai
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Boat bermesin tempel dikelola warga setempat membantu warga terlihat sangat hati-hati dalam menyeberang sungai
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Penumpukan warga dari dekat jembatan rangka baja Kutablang Bireuen atau jembatan Krueng Tingkeum lintasan Banda Aceh – Medan dampak dari banjir bandang dan putusnya jembatan Kutablang, Minggu (30/11/2025) mulai teratasi dan tersedia 10 unit boat untuk penyeberangan baik dari arah Bireuen ke Lhokseumawe maupun sebaliknya.
Amatan Serambinews.com, sejumlah boat berada di bagian bawah jembatan baik dari arah timur maupun barat jembatan, angkutan darurat karena jembatan putus dari dua arah bergerak mengangkut para warga yang hendak menyeberang dari dua arah.
Boat bermesin tempel dikelola warga setempat membantu warga terlihat sangat hati-hati dalam menyeberang sungai yang arusnya masih deras.
Para warga terlihat antrian untuk dapat menumpang boat serta barang bawaan, sedangkan sepeda motor belum bisa sama sekali.
Informasi diperoleh ada 10 unit boat kecil dapat menampung 8 atau 10 warga sekali jalan dan perjalanan ada yang menggunakan tali dikendalikan mereka agar boat tidak terbawa arus.
Syakir, salah seorang warga setempat mengatakan, jumlah boat untuk sementara membantu menyeberangkan warga ada sekitar 10 unit, ongkos satu orang Rp 20.000, kecuali santri ongkosnya disesuaikan.
“Ongkos sesuai kesepakatan bersama Rp 20.000/orang, kalau santri ya kami maklumi ongkosnya disesuaikan,” ujarnya.
Sejumlah anggota Polres Bireuen termasuk Kapolres Bireuen berada di pinggir sungai dekat jembatan memantau kondisi dan juga menjaga ketertiban. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Boat-seberang-3011.jpg)