Jumat, 8 Mei 2026

Update Korban Banjir Aceh

BREAKING NEWS - Korban Banjir di Aceh Capai 83 Orang, 65 Masih Hilang

Korban jiwa akibat banjir bandang yang melanda 15 kabupaten/kota di Aceh dilaporkan terus bertambah. 

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Ansari Hasyim
Serambinews.com/Rianza Alfandi
RUMAH RUSAK – Kondisi rumah warga di Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, luluh lantak akibat diterjang banjir bandang beberapa hari terakhir. Gambar direkam, Sabtu (29/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Hingga laporan terakhir, pada Minggu (30/11/2025) siang, jumlah korban jiwa telah mencapai 83 orang, sementara 65 lainnya masih dilaporkan hilang.
  • Sampai saat ini korban meninggal 83 jiwa, hilang 65 jiwa, mengungsi 65.061 KK atau 174.198 jiwa, yang seluruh tersebar di 15 kabupaten/kota terdampak.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Korban jiwa akibat banjir bandang yang melanda 15 kabupaten/kota di Aceh dilaporkan terus bertambah. 

Hingga laporan terakhir, pada Minggu (30/11/2025) siang, jumlah korban jiwa telah mencapai 83 orang, sementara 65 lainnya masih dilaporkan hilang.

“Sampai saat ini korban meninggal 83 jiwa, hilang 65 jiwa, mengungsi 65.061 KK atau 174.198 jiwa, yang seluruh tersebar di 15 kabupaten/kota terdampak,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA. 

MTA menjelaskan, sejak kemarin kosentrasi distribusi via udara mulai dilakukan ke kawasab Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. 

Baca juga: Ribuan Paket Makanan Korban Banjir dari Kemensos Tiba di Subulussalam, HRB: Kami Langsung Salurkan

“Hari ini, sejak tadi ke Aceh Tenggara. Walau demikian, ke daerah terdampak lain via darat terus dimobilisasikan,” ujarnya. 

Menurut MTA, luasnya cakupan musibah banjir yang melanda Aceh menyebabkan berbagai kendala distribusi logistik kepada masyarakat terdampak.

“Namun yakinlah pemerintah di semua level kepemimpinan beserta semua perangkatnya kerjanya sedang bekerja penanganan maksimal. Mari kita terus bersatu dalam penanganan ini,” ucapnya. 

Ia menambahkan, seluruh tim dan personel saat ini terus berupaya membuka jalur darurat untuk mencapai lokasi banjir dan longsor. 

“Perwujudan jalan darurat untuk menembus wilayah tengah dan tenggara sedang terus dilakukan oleh tim terpadu yang melibatkan TNI/Polri, dinas terkait dan komponen kebencanaan pemerintah,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved