Banjir Landa Aceh
Melihat Kedahsyatan Banjir Singkil, Aspal Jalan Terkelupas di Ujung Bawang
Menurut pengalaman warga, ini merupakan banjir terbesar di Aceh Singkil sepanjang sejarah yang mereka tahu.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:• Banjir besar di Aceh Singkil disebut warga sebagai yang terparah dalam sejarah.• Warga sempat panik karena bongkahan aspal dikhawatirkan menabrak tiang rumah yang bergoyang akibat arus banjir; kondisi makin parah sejak banjir masuk pada 26 November.• Genangan masih setinggi seleher di beberapa titik, sebagian rumah mulai kering, namun warga Ujung Bawang dan Pea Bumbung sudah lima malam hidup tanpa listrik di tengah banjir.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Banjir yang melanda wilayah Aceh Singkil, benar-benar dahsyat.
Menurut pengalaman warga, ini merupakan banjir terbesar di Aceh Singkil sepanjang sejarah yang mereka tahu.
Selain dalam dan sebarannya luas, dorongan banjir juga sangat kuat.
Hingga aspal jalan terkelupas di kawasan Ujung Bawang, Kecamatan Singkil.
Berdasarkan pantauan Serambinews.com (Serambi Indonesia), Minggu (30/11/2025) aspal jalan yang terkelupas sepanjang kira-kira 100 meter.
Akibat aspal terkelupas, jalan tingal menyisakan batu kerikil serta lempengan aspal yang mulai berpecahan.
Baca juga: Aceh Tengah Seperti Kota Hantu, Terisolir dan Tak Bisa Dijangkau, Warga Butuh Obat dan Tenaga Medis
"Pengalaman kami inilah banjir tertinggi," kata Amansyah Bancin warga Ujung Bawang.
Saat aspal terkelupas warga di lokasi dilanda kepanikan.
Mereka khawatir bongkahan aspal jalan menabrak tiang rumah yang bergoyang akibat dorongan banjir.
Menurut warga aspal terkelupas terjadi ketika awal banjir masuk, Rabu (26/11/2025).
Kemudian bertambah parah seiring masuknya gelombang banjir besar.
Kendaraan masih bisa melintas di lokasi. Sementara di sisi sebelah Barat, jalan yang aspalnya terkelupas genangan banjir masih seleher orang dewasa di pekarangan rumah.
Baca juga: VIDEO - Mualem Salurkan Langsung Bantuan ke Aceh Utara
Sedangkan di dalam rumah yang dibangun tinggi dari tanah sudah mengering.
Korban banjir di Ujung Bawang dan Pea Bumbung, yang bersebelahan sudah lima malam hidup dalam gelap malam di tengah kubangan banjir. (*)
| Tim BNPB Data Lokasi Pembangunan Rumah Korban Banjir di Bireuen |
|
|---|
| Satgas PRR Aceh Siap Bangun 71 Huntap |
|
|---|
| Jembatan Bailey Kala Ili Difungsikan |
|
|---|
| Sudah Enam Bulan Tinggal di Gubuk Darurat, Puluhan Penyintas Banjir di Aceh Utara Belum Terima DTH |
|
|---|
| Rp 380 M untuk Rehabilitasi Sawah, Pemerintah Aceh Percepat Pemulihan Pascabencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/aspal-terkelupas-30112025.jpg)