Berita Langsa
Harga Pangan di Kota Langsa Melonjak Tinggi, Kenaikan di Atas 100 Persen
Harga pangan di Kota Langsa melonjak drastis pasca banjir, dengan kenaikan mencapai lebih dari 100 persen.
Ringkasan Berita:
- Harga pangan di Kota Langsa melonjak drastis pasca banjir, dengan kenaikan mencapai lebih dari 100 persen.
- Beras, cabai, bawang, ikan, hingga telur ayam menjadi mahal dan sulit didapat, membuat warga kesulitan berbelanja.
- Selain itu, masyarakat juga terhambat menarik uang di bank karena jaringan komunikasi belum berfungsi.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa
SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Paska surutnya banjir, harga pangan atau bahan pokok di Kota Langsa dilaporkan mulai meningkat drastis hingga di atas 100 persen pada Minggu (30/11/2025).
Informasi diperoleh Serambinews.com menyebutkan, selain mulai sulit didapatkan, harga bahan pangan juga mulai naik tajam.
Bahkan seperti beras yang mulai, selain mahal juga mulai susah didapatkan.
Kemudian cabai merah, bawang, dan bahan dapur sejenisnya, juga sama mengalami kenaikan cukup menyesakkan dada masyarakat.
Menurut informasi warga, bahwa harga barang melonjak terendah 50 persen hingga di atas 100 persen.
Begitu juga harga ikan dan sejenis lauk-pauk makan lainnya.
Kemudian, harga telur ayam yang dijual pedagang dadakan, baik di pinggiran jalan umum dan pedagang kios, naik di atas 100 persen atau lebih dari Rp 100 ribu per papan.
Baca juga: Kendalikan Harga Pangan, Dinas Pangan Aceh Luncurkan SI-GABAH
"Saya tadi pagi beli 1 butir Rp 5.000, kalau 1 papan sekitar 100 ribu-an," kata Adi, salah seorang warga setempat.
Ia mengungkapkan, masyarakat sekarang juga mulai sulit berbelanja karena sudah kehabisan uang,
Apalagi mereka yang bekerja serabutan sudah tak bekerja hampir sepekan.
Lalu bagi masyarakat yang menyimpan uang di bank juga belum bisa melakukan penarikan di ATM.
Karena sinyal Telkomsel dan jaringan lainnya belum berfungsi.
Sejumlah BSI Link yang sempat buka menggunakan sinyal atau data internet Star Link, itupun diserbu orang yang mengantre penuh di konter BSI Link tersebut.
Baca juga: BBM jadi Buruan Pascabanjir, Warga Langsa Mengular Antre, Stok di SPBU Matang Seulimeng Habis
Namun BSI Link yang sempat buka ini belum bisa menampung kebutuhan masyarakat Kota Langsa yang hendak mencairkan uang di tabungan BSI mereka.(*)
| Rektor Unsam Lantik Dua Pejabat Administrator, Berikut Pesan Prof Hamdani |
|
|---|
| Kepala Kejaksaan Negeri Isi Materi Saat Peluncuran Academic Discussion Forum di IAIN Langsa |
|
|---|
| Bejat! Ayah di Langsa Tega Lecehkan Anak Kandung, Korban Trauma dan Kabur ke Kutacane |
|
|---|
| Polres Langsa Tangkap Ayah Lecehkan Anak Kandung, Korban Trauma hingga Kabur ke Aceh Tenggara |
|
|---|
| 421 Keluarga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Terima Bantuan PKPA dan Mercy Relief |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pasar-Langsa-terendam-dan-basah.jpg)