Selasa, 12 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Haji Uma dan Kodim Aceh Tamiang Bantu Tembus Longsor 500 Meter di Bukit Seumadam

Arus transportasi Medan–Aceh lumpuh total akibat banjir dan longsor yang melanda kawasan Bukit Semadam, Aceh Tamiang

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, turun langsung ke lokasi terdampak bencana banjir di Aceh Tamiang 

SERAMBINEWS.COM, KUALA SIMPANG - Arus transportasi Medan–Aceh lumpuh total akibat banjir dan longsor yang melanda kawasan Bukit Seumadam, Aceh Tamiang

Genangan air sepanjang satu kilometer dan timbunan material longsor sekitar 500 meter menutup badan jalan, membuat ratusan truk, angkutan umum, serta kendaraan pribadi terhenti. 

Kondisi ini menyebabkan pasokan sembako menuju Aceh terputus selama beberapa hari terakhir.

Melihat situasi tersebut, Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, turun langsung ke lokasi terdampak. 

Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, turun langsung ke lokasi terdampak longsor di Bukit Seumadam Aceh Tamiang
Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, turun langsung ke lokasi terdampak longsor di Bukit Seumadam Aceh Tamiang (Serambinews.com/HO)

Ia mengarungi banjir menggunakan perahu milik warga untuk mencapai titik longsor, sebelum menggelar rapat koordinasi dengan pihak Kodim 0117 Aceh Tamiang yang diwakili Kasdim.

Baca juga: Haji Uma Salurkan Bantuan DPD RI Peduli Banjir kepada Warga Kuala Simpang

Dalam pertemuan itu, Kodim 0117 sepakat bahwa penanganan darurat harus segera dilakukan, terutama pembersihan material longsor menggunakan eskavator agar jalur kembali bisa dilalui. 

Untuk mempercepat proses tersebut, Haji Uma ikut menanggung kebutuhan bahan bakar.

Longsor harus segera ditangani agar suplai sembako dan logistik kembali normal

Sementara Dandim bersama beberapa sopir truk turut menyumbangkan pasokan minyak dari kendaraan mereka.

“Ini sangat penting, karena begitu airnya surut, akses tak lagi terhambat. Longsor harus segera ditangani agar suplai sembako dan logistik kembali normal,” ujar Haji Uma di lokasi.

Saat ini, sejumlah kendaraan di wilayah Tamiang dan Semadam masih tertahan. 

Baca juga: Cara Aktifkan Paket Siaga Peduli Telkomsel, Dapat Internet Gratis & Nelpon ke Semua Operator 7 Hari

Ketinggian air mencapai satu meter di Semadam dan 1,5 meter di Sungai Liput. 

Jika debit air terus menurun, diperkirakan besok atau lusa jalur Medan–Aceh dapat kembali dilalui sehingga distribusi logistik untuk kebutuhan masyarakat Aceh dapat pulih.

Haji Uma menyampaikan terima kasih kepada warga dan para sopir yang tetap membantu serta bersabar menunggu kondisi membaik.

Meski harus jauh dari keluarga dan mengalami putus komunikasi hingga enam hari terakhir.

Ia berharap Balai Jalan segera melakukan langkah lanjutan pascabanjir.

Termasuk normalisasi sungai di Semadam serta pembangunan benteng cor beton pada dinding gunung demi mencegah longsor serupa terjadi kembali.

Baca juga: Malam Mencekam di Blang Awe, Asiah dan Suami Lari Sambil Gendong Anak, Semua Lenyap tak Bersisa

Baca juga: USK Hentikan Kuliah hingga 13 Desember, Prioritaskan Keselamatan dan Keluarga Mahasiswa

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved