Kamis, 7 Mei 2026

Korban Banjir Aceh Utara Melonjak

BREAKING NEWS - Korban Meninggal di Aceh Utara Melonjak Jadi 112 Orang, 118 Hilang

Korban banjir besar di Aceh Utara melonjak menjadi 112 orang meninggal dan 118 orang hilang hingga Selasa (2/12/2025).

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
EVAKUASI KORBAN MENINGGAL - Petugas mengevakuasi korban banjir yang meninggal di kawasan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara pada Selasa (2/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Korban banjir besar di Aceh Utara melonjak menjadi 112 orang meninggal dan 118 orang hilang hingga Selasa (2/12/2025).
  • Bencana ini memaksa lebih dari 105 ribu warga mengungsi, dengan total terdampak mencapai 163.985 jiwa.
  • Selain korban jiwa, banjir merusak 38.585 rumah, 48 ruas jalan, 36 jembatan, dan 338 sekolah, menjadikannya salah satu bencana terbesar dalam sejarah Aceh Utara.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Korban bencana banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Utara terus menunjukkan dampak yang semakin memprihatinkan.

Hingga Selasa (2/12/2025), data yang diperoleh Posko Induk Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melaporkan, bahwa jumlah korban meninggal dunia telah melonjak menjadi 112 orang.

Sementara 118 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Data tersebut disampaikan oleh Plt Sekretaris Daerah, Jamaluddin Usman, MPd kepada Serambinews.com, Selasa (2/12/2025) malam.

Sedangkan data sehari sebelumnya, jumlah korban yang meninggal mencapai 81 orang dan yang hilang 91 orang.

Artinya jumlah korban yang ditemukan pada hari ini mencapai 31 orang, dan jumlah korban yang hilang yang sudah dilaporkan bertambah 18 orang.

Baca juga: Korban Meninggal Sudah 173 Orang, Pemerintah Aceh Buka Posko Pengaduan

Selain memakan banyak korban jiwa, banjir ini juga memaksa 105.018 warga dari 34.506 kepala keluarga (KK) untuk mengungsi.

Secara keseluruhan, jumlah masyarakat terdampak mencapai 163.985 jiwa.

Data tersebut menjadikan bencana ini sebagai salah satu yang terbesar dan paling merusak dalam sejarah Kabupaten Aceh Utara.

Di sisi lain, kerusakan yang ditimbulkan banjir terhadap rumah warga sangat signifikan. Sebanyak 38.585 unit rumah dilaporkan rusak dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

Dari jumlah tersebut, 3.970 unit mengalami kerusakan berat, 12.685 unit rusak sedang, dan 15.890 unit lainnya rusak ringan.

Kerusakan tidak hanya terjadi pada permukiman, tetapi juga melanda infrastruktur vital. Sebanyak 48 ruas jalan dan 36 jembatan putus atau tidak dapat dilalui.

Baca juga: Pemerintah: Korban Meninggal Banjir di Aceh dapat Santunan Rp 15 juta per Orang, Luka-luka Rp 5 juta

 Selain itu, 57 titik tanggul sungai rusak parah, menyebabkan air semakin sulit dikendalikan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved