Banjir Landa Aceh
Update Korban Banjir Aceh, 305 Orang Meninggal, 191 Jiwa Masih Hilang
Hingga Rabu (3/12/2025) pukul 20.00 WIB, Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh melaporkan terdapat 305 orang ditemukan m
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Korban banjir bandang dan longsor di Aceh bertambah menjadi 305 meninggal dan 191 hilang hingga 3 Desember 2025.
- Bencana berdampak pada 18 kabupaten/kota, meliputi 1,59 juta jiwa terdampak dan hampir 689 ribu jiwa mengungsi di 898 titik.
- Ratusan fasilitas publik rusak, termasuk sekolah, perkantoran, fasilitas kesehatan, serta 302 titik jalan dan 152 jembatan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Jumlah korban jiwa akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sebagian besar kabupaten/kota Aceh terus bertambah.
Hingga Rabu (3/12/2025) pukul 20.00 WIB, Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh melaporkan terdapat 305 orang ditemukan meninggal dunia dan 191 lainnya masih dinyatakan hilang.
“Laporan pantauan data Penanggulangan Bencana Alam Hidrometeorologi di Posko Terpadu Pemerintah Aceh hingga Rabu (3/12/2025) pukul 20.00 WIB.
Korban meninggal dunia mencapai 305 orang dan hilang 191 orang,” kata Juru Bicara Posko, Murthalamuddin.
Murthalamuddin juga menyampaikan, bencana yang dipicu oleh curah hujan ekstrem tersebut telah berdampak luas pada 18 kabupaten/kota di tanah rencong, mencakup 229 kecamatan dan 3.310 gampong.
Hingga kini, tim gabungan masih melakukan evakuasi, distribusi bantuan, serta pencarian korban hilang di lapangan.
Baca juga: HRD Tembus Kawasan Terisolir Pasca Banjir di Bireuen
Murthalamuddin juga menyampaikan, hingga kini jumlah warga terdampak terdata 326.800 kepala keluarga (KK) atau 1.599.740 jiwa.
Selain korban meninggal dan hilang, terdapat 1.435 orang mengalami luka ringan dan 403 lainnya luka berat.
Sementara itu, lanjut dia, jumlah pengungsi saat ini tercatat 898 titik pengungsian dengan total 174.476 kepala keluarga atau 688.775 jiwa yang harus meninggalkan rumah mereka.
Di sisi lain, banjir bandang tersebut juga merusak ratusan fasilitas umum, di antaranya 138 unit perkantoran, 51 unit tempat ibadah, 201 unit sekolah, 204 rumah sakit dan puskesmas, dan 4 unit pondok pesantren.
“Kemudian kerusakan jalan 302 titik dan jembatan 152 unit,” pungkasnya. (*)
| Rp 380 M untuk Rehabilitasi Sawah, Pemerintah Aceh Percepat Pemulihan Pascabencana |
|
|---|
| Percepat Rehab Lahan Pertanian Pascabanjir Aceh, Dirjen LIP Apresiasi Peran TA Khalid |
|
|---|
| Bupati Al-Farlaky Salurkan Rp 118,9 Miliar, Perbaikan 5 Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir |
|
|---|
| Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana |
|
|---|
| CSM & Lembaga Donor Malaysia Bantu Huntap untuk Korban Banjir di Pidie Jaya, Disalurkan Lewat Kadin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/murthalamuddin-03122025.jpg)