Banjir Landa Aceh
Wamen Komdigi Nezar Patria Tinjau Posko BPBD Pasca Banjir Pidie
Selain perangkat komunikasi, Wamen Komdigi turut menyerahkan satu unit genset, paket sembako,
Selain perangkat komunikasi, Wamen Komdigi turut menyerahkan satu unit genset, paket sembako,
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria S.Fil MSc MBA beserta rombongan meninjau langsung kondisi pasca banjir di Kabupaten Pidie, Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.
Saat tiba di Posko Bencana Pidie di kompleks kantor BPBD, Wamen Nezar Patria disambut Plt Asisten II Setdakab Pidie, Apriadi S.Sos.
Sesaat setelah putra Aceh ini tiba tidak lama kemudian baru hadir Wakil Bupati Pidie Alzaizi, Sekda Pidie Samsul Azhar, dan Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana turut hadir.
Bupati Pidie tidak hadir menyambut langsung karena sedang berada di Kecamatan Tangse untuk mengantar tenda darurat bagi tujuh keluarga yang rumahnya disapu banjr di Gampong Blang Pandak, salah satu titik terdampak terparah.
Baca juga: 178 Gampong dan 43.000 Jiwa Warga di Pidie Terdampak Banjir, Korban Meninggal 2 Orang
Dalam pertemuan itu, Apriadi memaparkan perkembangan penanganan darurat di sejumlah kecamatan, termasuk kondisi akses jalan, jaringan komunikasi, serta kebutuhan mendesak warga.
Ia melaporkan bahwa gangguan internet sempat memperlambat koordinasi pada hari pertama banjir.
“Dalam pertemuan dengan Wamen Nezar kita mengusulkan bantuan perangkat komunikasi untuk memperlancar koordinasi.
Meski kondisi mulai membaik, Wamen tetap menyerahkan satu unit perangkat guna memperkuat jaringan di posko,” ujar Apriadi.
Selain perangkat komunikasi, Wamen Komdigi turut menyerahkan satu unit genset, paket sembako, dan sejumlah perlengkapan tanggap darurat lainnya.
Rombongan juga didampingi tim BNPB RI yang sejak awal berada di Pidie untuk membantu penanganan bencana.
Dalam arahannya, Wamen meminta BNPB dan seluruh instansi terkait mempercepat penanganan darurat, terutama kebutuhan logistik dan layanan dasar bagi warga terdampak.
Ia menegaskan pentingnya kesiapan sistem komunikasi bencana agar informasi dan koordinasi di lapangan tidak terhambat.
Apriadi menambahkan bahwa penanganan banjir di Pidie berjalan melalui koordinasi lintas sektor.
“Alhamdulillah penanganan darurat pasca bencana terus dilakukan. Kapolres, Dandim, serta seluruh unsur terkait memberikan dukungan penuh. BNPB juga standby 24 jam di posko dan di lapangan,” jelas Apriadi.
Hingga Kamis sore, proses pendataan kerusakan dan penyaluran bantuan darurat masih terus berlangsung di berbagai kawasan terdampak.
Pemerintah daerah memastikan seluruh warga yang terkena dampak tetap mendapat layanan darurat hingga kondisi benar-benar pulih.
Update data di Pidie 3 Desember 2025 dilaporkan wilayah Pidie terdampak banjir 17 kecamatan terdiri dari 178 desa. Korban terdampak mencapai 43.900 jiwa atau 14.986 KK.
Banjir Landa Aceh
Wamen Komdigi
Wamenkomdigi Nezar Patria
Banjir di Pidie
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Sawah Terdampak Banjir Sedang Dinormalisasi, Ini Harapan Kadistanbun Bireuen |
|
|---|
| Puluhan Huntara Penyintas Banjir di Aceh Utara Porak-Poranda Diterpa Angin Kencang |
|
|---|
| Petani tak Bisa Tanam, Irigasi di Bireuen Butuh Perbaikan dan Normalisasi |
|
|---|
| Bantuan Pemerintah Hong Kong Disalur Untuk Korban Bencana di 7 Daerah |
|
|---|
| Mualem Minta Dukungan DPR RI Percepat Anggaran Rehab Rekon Periode 2026–2028 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kunjungan-wamen-di-Pidie-0412.jpg)