Rabu, 27 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Wamen Komdigi Nezar Patria Tinjau Posko BPBD Pasca Banjir Pidie

Selain perangkat komunikasi, Wamen Komdigi turut menyerahkan satu unit genset, paket sembako,

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/serambinews
KUNJUNGAN WAMEN - Plt Asisten II Setdakab Pidie Apriadi S.Sos menyambut kedatangan Wamen Komdigi Nezar Patria di Posko Bencana Pidie, kompleks BPBD, Kamis (4/12/2025). 

Selain perangkat komunikasi, Wamen Komdigi turut menyerahkan satu unit genset, paket sembako,

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria S.Fil MSc MBA beserta rombongan meninjau langsung kondisi pasca banjir di Kabupaten Pidie, Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat tiba di Posko Bencana Pidie di kompleks kantor BPBD, Wamen Nezar Patria disambut Plt Asisten II Setdakab Pidie, Apriadi S.Sos. 

Sesaat setelah putra Aceh ini tiba tidak lama kemudian baru hadir Wakil Bupati Pidie Alzaizi, Sekda Pidie Samsul Azhar, dan Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana turut hadir. 

Bupati Pidie tidak hadir menyambut langsung karena sedang berada di Kecamatan Tangse untuk mengantar tenda darurat bagi tujuh keluarga yang rumahnya disapu banjr di Gampong Blang Pandak, salah satu titik terdampak terparah.

Baca juga: 178 Gampong dan 43.000 Jiwa Warga di Pidie Terdampak Banjir, Korban Meninggal 2 Orang

Dalam pertemuan itu, Apriadi memaparkan perkembangan penanganan darurat di sejumlah kecamatan, termasuk kondisi akses jalan, jaringan komunikasi, serta kebutuhan mendesak warga. 

Ia melaporkan bahwa gangguan internet sempat memperlambat koordinasi pada hari pertama banjir.

“Dalam pertemuan dengan Wamen Nezar kita mengusulkan bantuan perangkat komunikasi untuk memperlancar koordinasi. 

Meski kondisi mulai membaik, Wamen tetap menyerahkan satu unit perangkat guna memperkuat jaringan di posko,” ujar Apriadi.

Selain perangkat komunikasi, Wamen Komdigi turut menyerahkan satu unit genset, paket sembako, dan sejumlah perlengkapan tanggap darurat lainnya. 

Rombongan juga didampingi tim BNPB RI yang sejak awal berada di Pidie untuk membantu penanganan bencana.

Dalam arahannya, Wamen meminta BNPB dan seluruh instansi terkait mempercepat penanganan darurat, terutama kebutuhan logistik dan layanan dasar bagi warga terdampak.

Ia menegaskan pentingnya kesiapan sistem komunikasi bencana agar informasi dan koordinasi di lapangan tidak terhambat.

Apriadi menambahkan bahwa penanganan banjir di Pidie berjalan melalui koordinasi lintas sektor. 

“Alhamdulillah penanganan darurat pasca bencana terus dilakukan. Kapolres, Dandim, serta seluruh unsur terkait memberikan dukungan penuh. BNPB juga standby 24 jam di posko dan di lapangan,” jelas Apriadi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved