Banjir Landa Aceh
Pemasangan Jembatan Bailey Teupin Mane Bireuen Dikebut Siang-Malam, Target Rampung Minggu Lusa
Pekerjaan pemasangan jembatan Bailey di lokasi jembatan rangka baja Teupin Mane, Juli, Bireuen, untuk memulihkan akses transportasi Bireuen–Takengo
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Pemasangan jembatan Bailey di Teupin Mane, Bireuen, dikerjakan siang-malam untuk memulihkan akses Bireuen–Takengon, dengan target selesai 8 Desember 2025.
- BPJN Aceh dan sejumlah rekanan menangani oprit jembatan yang hilang 60 meter dengan penimbunan guna menyambungkan Bailey ke jembatan utama.
- Di jalur Bireuen–Takengon tercatat sementara tujuh jembatan putus; perbaikan darurat difokuskan untuk kelancaran logistik dan evakuasi.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pekerjaan pemasangan jembatan Bailey di lokasi jembatan rangka baja Teupin Mane, Juli, Bireuen, untuk memulihkan akses transportasi Bireuen–Takengon terus dikebut siang dan malam.
Amatan Serambinews.com, Jumat (5/12/2025), satu unit alat berat tampak membersihkan kayu dan material lain di dekat jembatan, sementara dua unit lainnya siaga di lokasi.
Sejumlah dump truk, trado, dan Colt Diesel hilir-mudik mengangkut batu gunung untuk menimbun bagian jembatan yang putus.
Belasan pekerja merangkai komponen jembatan Bailey, dibantu tim lapangan berbaju putih berlis kuning dari Balai Wilayah Aceh.
Ratusan warga terlihat antre menyeberang ke sisi selatan jembatan. Puluhan warga juga menunggu giliran di jembatan rangka baja.
Pada sisi kiri jembatan arah Bireuen, warga memasang tali seling sebagai sarana penyeberangan sementara.
Baca juga: Buka Akses Jalan & Bantu Warga Terdampak Banjir, Trakindo dan Jasa Tambang Bawa Excavator ke Tangse
Sebelumnya tali seling berada dekat masjid, namun dipindahkan ke timur jembatan karena area pekerjaan pembangunan.
Febian Lesmana, PPK 3.6 Provinsi Aceh BPJN Aceh, mengatakan bahwa penyambungan jembatan Bailey ditargetkan rampung dalam dua hari atau pada Minggu (8/12/2025).
Pekerjaan dikerjakan nonstop oleh puluhan tenaga.
Penanganan dilakukan BPJN Aceh bersama rekanan, termasuk PT Takabeya, PP, Krueng Meuh, dan lainnya. Fokus utama saat ini ialah penyambungan jembatan Bailey di Jembatan Teupin Mane.
“Oprit jembatan hilang sepanjang sekitar 60 meter, sementara jembatan Bailey hanya 30 meter. Sisanya diuruk dan ditimbun agar Bailey dapat tersambung ke Jembatan Teupin Mane,” jelasnya.
Terkait kerusakan jalur Bireuen–Takengon, Febian menyebutkan data sementara menunjukkan tujuh jembatan putus.
Baca juga: Rektor Unimal dan BSI Lhokseumawe Selamatkan Mahasiswa dari Krisis Pangan dengan 6 Ton Beras
Penanganan akan terus dilakukan, termasuk kemungkinan adanya jembatan lain yang belum terdata.
Perbaikan jalan yang rusak berat juga dilakukan bertahap agar arus transportasi menuju Takengon kembali lancar.
“Semua akan dikerjakan. Yang utama adalah memastikan mobilitas logistik dan evakuasi masyarakat tetap lancar dalam kondisi darurat ini. Jalan yang putus diupayakan bisa tersambung dalam waktu tidak terlalu lama,” ujarnya. (*)
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
| Tinjau Aceh Tamiang, Safrizal ZA Kebut Realisasi Huntap Korban Bencana |
|
|---|
| Pemkab Nagan Sudah Usul Pembangunan Kembali 2 Sekolah Hancur Diterjang Banjir di Beutong Ateuh |
|
|---|
| Tim BNPB Data Lokasi Pembangunan Rumah Korban Banjir di Bireuen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dikebut-05122025.jpg)