Kamis, 4 Juni 2026

Berita Aceh Tenggara

Mobil Operasional BPBD Agara Banyak Rusak dan Tak Terawat, Penanganan Banjir Bandang Terkendala

Banjir bandang di Aceh Tenggara memperlihatkan lemahnya kesiapan BPBD karena banyak mobil operasional rusak dan tak terawat.

Tayang:
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Asnawi Luwi
MOBIL OPERASIONAL RUSAK - Inilah salah satu mobil dumptruck milik BPBD Agara rusak dan tidak terawat, Jumat (5/12/2025). 

Ia menjelaskan, sebagian kendaraan sudah rusak sejak sebelum dirinya menjabat.

Jenis kendaraan yang rusak antara lain double cabin, dump truck, water tank, dan mobil operasional lainnya.

Bahkan, ada kendaraan seperti dump truck Panther yang akan dilelang karena kondisinya tidak bisa diperbaiki lagi.

Menurut Asbi, biaya perawatan kendaraan operasional sangat besar.

“Sparepart atau alat-alat mobil cukup mahal, bahkan mencapai Rp 60 juta per unit apabila memperbaiki mobil tersebut,” jelasnya.

Baca juga: Antrean Panjang Kendaraan Bermotor "Kuras" Stok BBM di SPBU di Aceh Tenggara, Eceran Pun Langka

Minimnya kendaraan operasional membuat penanganan banjir bandang berjalan lambat. Petugas kesulitan menjangkau desa-desa terdampak yang tersebar luas.

Akibatnya, evakuasi korban dan distribusi bantuan tidak bisa dilakukan secara cepat.

Kondisi ini menambah penderitaan warga yang sudah kehilangan rumah dan harta benda akibat banjir bandang.

Mereka berharap pemerintah daerah segera memperbaiki sistem kesiapan bencana, termasuk memastikan kendaraan operasional dalam kondisi layak pakai.

Masyarakat Aceh Tenggara menuntut adanya langkah nyata dari pemerintah daerah.

Evaluasi terhadap aset kendaraan dinas dianggap penting agar tidak ada lagi mobil operasional yang dibiarkan rusak bertahun-tahun.

Baca juga: Jalan Agara-Galus Bertebaran Debu Pasca Banjir Bandang, Warga Minta Disiram

“Bencana tidak bisa diprediksi, tapi kesiapan bisa dilakukan. Jangan sampai setiap kali bencana datang, kita selalu kesulitan karena kendaraan rusak,” tegas Dr Nasrul Zaman.

Banjir bandang yang melanda Aceh Tenggara menjadi pelajaran penting tentang pentingnya kesiapan menghadapi bencana.

Mobil operasional BPBD yang rusak dan tak terawat membuat penanganan darurat tidak maksimal.

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh, memperbaiki aset kendaraan, dan memastikan kesiapan logistik agar masyarakat tidak kembali menjadi korban kelalaian dalam penanganan bencana.(*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved