Jumat, 1 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Gas LPG Mulai Didistribusikan, Gubernur Aceh Mualem  Minta APH Tindak Tegas Oknum Nakal

Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Hendri Abik
ANTRIAN GAS- Warga saat antrean gas LPG di Pasar Tani, Banda Aceh, Sabtu (6/12/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – PT Pertamina Patra Niaga hari ini, Sabtu (6/12/2025), kembali memaksimalkan pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG) berbagai ukuran, setelah sebelumnya stok LGP sempat menipis pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh.

Terkait pendistribusian LGP ini, Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain. 

“Tidak boleh ada tindakan nakal dari pihak manapun di tengah kondisi seperti ini. Kepada pangkalan-pangkalan gas kami tekankan tidak boleh mempermainkan harga demi masyarakat banyak,” kata Mualem melalui Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA.

Baca juga: LPG 3 Kg Didistribusikan, Hiswana Migas Aceh: Awasi Dengan Ketat, Dijual Sesuai HET Rp 18.000

Tak hanya itu, ia juga meminta SKPA terkait bersama PT Pertamina agar pro aktif mengontrol proses distribusi LPG tersebut. 

“Kepada SKPA terkait bersama Pertamina harus pro-aktif dalam mengontrol distribusi, dan menindak tegas bersama APH terhadap pihak-pihak yang nakal,” ujarnya. 

“Kepada masyarakat kami harapkan menjaga kondusifitas sebagaimana yang disampaikan oleh istansi resmi,” pungkasnya.

Pastikan pasokan LPG di Aceh aman

Sebelumnya, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh, H Nahrawi Noerdin alias Toke Awi, memastikan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Aceh aman meski sempat menipis pascabencana hidrometeorologi.

Baca juga: Petugas Bekerja Hingga Dini Hari di Pelabuhan Ulee Lheue, LPG Mulai Didistribusikan

Ia meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

Toke Awi menjelaskan, pascabencana stok gas di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) awalnya memang hanya cukup untuk tiga hari. 

Namun saat ini suplai baru dari PT Pertamina Patra Niaga sudah tiba di Banda Aceh dan mulai didistribusikan ke masyarakat.

Untuk itu, Toke Awi menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik. Pasokan gas segera tersedia secara merata. 

Baca juga: Kepala Desa Cerita ke Vilmei: Hanyut 3 Km, Bertahan 34 Jam di Pohon Mangga demi Selamatkan Keluarga

“Intinya beu rayek saba (harus bersabar), gas dipastikan ada. Kami imbau masyarakat punya nilai berbagi, jangan serakah. Jangan beli gas lebih dari satu. Masyarakat jangan panik,” tegasnya. 

“Contohnya seperti BBM, kan sudah saya bilang kemarin jangan panik, sampai antre panjang. Sekarangkan terbukti stok ada dan pendistribusiannya normal,” lanjutnya.

Baca juga: Serba-Serbi Kontroversi Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana, Murka Mualem, Dicopot dari Ketua DPC

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved