Banjir Landa Aceh
Gubernur Aceh Ajukan Penambahan Kuota BBM dan LPG ke BPH Migas
Permohonan tersebut didasari oleh kondisi darurat akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda berbagai wilayah di Aceh.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Yeni Hardika
Gubernur Aceh Ajukan Penambahan Kuota BBM dan LPG ke BPH Migas
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) mengajukan permohonan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) di Jakarta.
Pengajuan ini dilakukan oleh Gubernur Aceh pada Jumat (5/12/2025) mengingat situasi Aceh yang masih daruat bencana dan diperparah dengan kelangkaan BBM dan LPG di sejumlah daerah.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menyampaikan bahwa permohonan tersebut didasari oleh kondisi darurat akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda berbagai wilayah di Aceh.
“Kemarin, 5 Desember 2025 Gubernur telah menyampaikan permohonan penambahan kuata BBM dan LPG untuk Aceh kepada Kepala BPH Migas di Jakarta,” ujarnya, Sabtu (6
Menurut MTA, kebutuhan BBM meningkat signifikan pascabencana.
BBM diperlukan untuk operasional generator set di sejumlah wilayah yang pasokan listriknya terputus, alat berat untuk pemulihan infrastruktur, serta kendaraan yang digunakan dalam distribusi bantuan melalui jalur darat, laut, dan udara.
Baca juga: Atasi Antrean Panjang di SPBU di Wilayah Aceh Pascabanjir, Gubernur Aceh Keluarkan Edaran
“Maka penambahan ini untuk menjaga kelancaran dan menghindari terjadinya kekurangan pasokan BBM baik Subsidi maupun Non Subsidi di wilayah Aceh.,” ujar Muhammad MTA.
Selain BBM, kata dia, Pemerintah Aceh juga meminta tambahan kuota LPG.
Kebutuhan LPG meningkat tajam, terutama untuk dapur umum di lokasi pengungsian dan rumah tangga yang terdampak.
“Maka untuk menjaga kelancaran serta menghindari terjadinya kekurangan pasokan LPG Subsidi (3 Kg) dan Non Subsidi (5,5 dan 12 Kg) di wilayah Aceh, kami mengharapkan bantuan Saudara (BPH Migas) berkenan menambah kuota LPG sehingga kebutuhan energi rumah tangga dan pelanggan di masyarakat dapat terpenuhi.,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Gubernur Aceh telah menjalin komunikasi langsung dengan berbagai pihak terkait di Jakarta untuk mempercepat realisasi penambahan kuota tersebut.
“Surat tersebut telah kita sampaikan, Gubernur sendiri secara langsung telah berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait di Jakarta untuk realisasi penambahan kuato ini,” tutup Muhammad MTA.
LPG Mulai Didistribusikan, Mualem Minta APH Lakukan Pengawasan
PT Pertamina Patra Niaga hari ini, Sabtu (6/12/2025), kembali memaksimalkan pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG) berbagai ukuran, setelah sebelumnya stok LGP sempat menipis pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh.
Terkait pendistribusian LGP ini, Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain.
| Disdikbud Aceh Utara Terapkan Pembelajaran Darurat Pasca Banjir, Utamakan Keselamatan Siswa |
|
|---|
| Kadin Tinjau Pembangunan Rumah Bantuan Bagi Penyintas Banjir di Pidie jaya |
|
|---|
| Tamiang Kebut Pembangunan Huntara |
|
|---|
| Warga Lubuksidup, Aceh Tamiang Mulai Direlokasi ke Huntara |
|
|---|
| Safrizal Minta Pembangunan Jembatan Dikebut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/MUALEM-20251206.jpg)