Selasa, 21 April 2026

Banjir Landa Aceh

Gubernur Aceh Ajukan Penambahan Kuota BBM dan LPG ke BPH Migas

Permohonan tersebut didasari oleh kondisi darurat akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda berbagai wilayah di Aceh.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Yeni Hardika
Serambinews.com/Rianza Alfandi
TIDAK MANFAATKAN BANCANA – Mualem mengingatkan seluruh masyarakat dan pelaku usaha agar tidak memanfaatkan situasi bencana untuk meraih keuntungan berlebihan. Hal ini disampaikan Mualem pada Jumat (5/12/2025). 

Gubernur Aceh Ajukan Penambahan Kuota BBM dan LPG ke BPH Migas

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) mengajukan permohonan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) di Jakarta. 

Pengajuan ini dilakukan oleh Gubernur Aceh pada Jumat (5/12/2025) mengingat situasi Aceh yang masih daruat bencana dan diperparah dengan kelangkaan BBM dan LPG di sejumlah daerah.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menyampaikan bahwa permohonan tersebut didasari oleh kondisi darurat akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda berbagai wilayah di Aceh.

“Kemarin, 5 Desember 2025 Gubernur telah menyampaikan permohonan penambahan kuata BBM dan LPG untuk Aceh kepada Kepala BPH Migas di Jakarta,” ujarnya, Sabtu (6

Menurut MTA, kebutuhan BBM meningkat signifikan pascabencana. 

BBM diperlukan untuk operasional generator set di sejumlah wilayah yang pasokan listriknya terputus, alat berat untuk pemulihan infrastruktur, serta kendaraan yang digunakan dalam distribusi bantuan melalui jalur darat, laut, dan udara.

Baca juga: Atasi Antrean Panjang di SPBU di Wilayah Aceh Pascabanjir, Gubernur Aceh Keluarkan Edaran 

“Maka penambahan ini untuk menjaga kelancaran dan menghindari terjadinya kekurangan pasokan BBM baik Subsidi maupun Non Subsidi di wilayah Aceh.,” ujar Muhammad MTA.

Selain BBM, kata dia, Pemerintah Aceh juga meminta tambahan kuota LPG

Kebutuhan LPG meningkat tajam, terutama untuk dapur umum di lokasi pengungsian dan rumah tangga yang terdampak.

“Maka untuk menjaga kelancaran serta menghindari terjadinya kekurangan pasokan LPG Subsidi (3 Kg) dan Non Subsidi (5,5 dan 12 Kg) di wilayah Aceh, kami mengharapkan bantuan Saudara (BPH Migas) berkenan menambah kuota LPG sehingga kebutuhan energi rumah tangga dan pelanggan di masyarakat dapat terpenuhi.,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Gubernur Aceh telah menjalin komunikasi langsung dengan berbagai pihak terkait di Jakarta untuk mempercepat realisasi penambahan kuota tersebut.

“Surat tersebut telah kita sampaikan, Gubernur sendiri secara langsung telah berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait di Jakarta untuk realisasi penambahan kuato ini,” tutup Muhammad MTA.

LPG Mulai Didistribusikan, Mualem Minta APH Lakukan Pengawasan

PT Pertamina Patra Niaga hari ini, Sabtu (6/12/2025), kembali memaksimalkan pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG) berbagai ukuran, setelah sebelumnya stok LGP sempat menipis pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh.

Terkait pendistribusian LGP ini, Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved