Minggu, 26 April 2026

Banjir Landa Aceh

Warga: Masih Banyak Mayat Korban Banjir Belum Ditemukan di Aceh Tamiang

Sebanyak 13 desa di Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, terdampak banjir bandang.

Editor: Faisal Zamzami
TikTok/@nadazubierr
ACEH TAMIANG - Kolase potret kondisi jalanan Aceh Tamiang, bangunan hancur, mobil rusak, warga kelaparan 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 13 desa di Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, terdampak banjir bandang.
  • Warga meyakini masih banyak korban banjir yang belum ditemukan. 
  • Akses jalan menuju kawasan tersebut dipenuhi lumpur setinggi sekitar satu meter sehingga menyulitkan kendaraan untuk masuk.

 

SERAMBINEWS.COM, ACEH UTARA - Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh porak-pranda disapu banjir bandang beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini masih ada wilayah terisolir dan masih banyak warga yang hilang disapu banjir bandang.

Sebanyak 13 desa di Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, terdampak banjir bandang.

Warga meyakini masih banyak korban banjir yang belum ditemukan. 

Akses jalan menuju kawasan tersebut dipenuhi lumpur setinggi sekitar satu meter sehingga menyulitkan kendaraan untuk masuk.

Namun, lokasi masih dapat dilalui kendaraan berbadan besar.

Armiadi, salah seorang warga, menyebut bau menyengat mulai tercium di beberapa titik di Kecamatan Sekerak.

"Kami menyakini masih banyak jenazah yang belum ditemukan di tumpukan puing-puing bekas banjir," kata Armiadi, melalui telepon, Minggu (7/12/2025).

Baca juga: Peduli Korban Banjir, GPS Aceh Bersama DMI dan Elmasudy Turun ke Desa Terpencil Salurkan Bantuan 

Dia menyarankan relawan untuk lebih fokus membantu wilayah pedalaman karena kondisi di pusat kota relatif lebih baik dibanding daerah terpencil.

"Jika ada relawan, baiknya ke pedalaman. Agar bisa mencari manyat di sana," katanya.

Menurut Armiadi, kebutuhan mendesak di seluruh lokasi pengungsian meliputi bahan pangan, air bersih, obat-obatan, dan tenda pengungsian.

"Seluruhnya belum memadai. Namun di Sekerak sama sekali nyaris tidak ada bantuan," ujarnya.

Banjir dilaporkan melanda sedikitnya 18 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Sejumlah korban masih dalam pencarian, ribuan rumah rusak, dan beberapa fasilitas umum dilaporkan lumpuh.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved