Rabu, 27 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Truk Sembako Tertahan di Abdya Akibat Tak Ada Solar, Gerakan Pangan Murah Terpaksa Ditunda Besok

Penyebabnya karena truk pengangkut tertahan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) karena tidak ada BBM jenis Solar.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
PASAR MURAH - Salman, Analis Ketahanan Pangan Cadangan Pangan pada Dinas Pangan Aceh sedang memberi pengarahan kepada masyarakat terkait penundaan kegiatan Gerakan Pangan Murah di Lapangan Expo Bank Aceh, Lampineung, Banda Aceh, akibat belum tiba truk pengangkut barang ke Banda Aceh, Kamis (11/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Kegiatan Gerakan Pangan Murah Dinas Pangan Aceh yang sedianya dilaksana di Lapangan Expo Bank Aceh di Lampineung, Banda Aceh pada hari ini, Rabu (11/12/2025), terpaksa ditunda.
  • Penyebabnya karena truk pengangkut tertahan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) karena tidak ada BBM jenis Solar.
  • Padahal sejak pagi tadi masyarakat sudah mengatre di lokasi kegiatan pangan murah untuk mendapatkan sembako murah.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kegiatan Gerakan Pangan Murah Dinas Pangan Aceh yang sedianya dilaksana di Lapangan Expo Bank Aceh di Lampineung, Banda Aceh pada hari ini, Kamis (11/12/2025), terpaksa ditunda.

Penyebabnya karena truk pengangkut tertahan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) karena tidak ada BBM jenis Solar.

Akibatnya, truk terpaksa bermalam di SPBU menunggu pasokan BBM.

"Truk kami baru tadi pagi dapat Solar," kata Salman, Analis Ketahanan Pangan Cadangan Pangan pada Dinas Pangan Aceh di Banda Aceh, Kamis.

Ia menyatakan sejak pagi tadi masyarakat sudah mengatre di lokasi kegiatan pangan murah untuk mendapatkan sembako murah.

Baca juga: Pemko Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah, Illiza: Wujud Kepedulian Jaga Stabilitas Harga

Akibat belum masuknya truk, petugas hanya membagi kupon kepada masyarakat. Sedangkan paket sembakonya diambil besok pagi, Jumat (12/12/2025) sejaka pukul 08.30 WIB.

"Besok kita sediakan hanya pangan saja, tidak ada gas elpiji. Dan kalau bisa bawa uang pas agar proses pembagiannya bisa lebih cepat siap mengingat besok Jumat," ujar Salman.

Adapun kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah ini sebanyak 19.200 Kg meliputi beras 5 Kg 1.800 sak dengan harga Rp 9.000 Kg.

Selanjutnya, gula 170 kotak dengan harga Rp 3.400 Kg, minyak Bimoli 284 dus dengan harga Rp 3.400 liter, dan telur 170 ikat dengan harga Rp 3.400 Kg.

Kegiatan ini tetap digelar dua hari yaitu, Jumat dan Sabtu. "Kami berharap kepada warga agar datang tepat waktu," tutup Salman.(*)

Baca juga: 220 KK di Dusun Cot Calang Sawang Terisolir, Polres Lhokseumawe Bangun Tenda Pleton

Baca juga: DPP PKB Kirim 30 Ton Lebih Bantuan Untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved