Banjir Landa Aceh
Babinsa TNI Tandu Dua Lansia Stroke dari Pergunungan di Bener Meriah
Sejumlah infrastruktur porak-poranda setelah bencana alam banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah Kabupaten Bener Meriah
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM, BENER MERIAH - Sejumlah infrastruktur porak-poranda setelah bencana alam banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah Kabupaten Bener Meriah.
Salah satunya akses jalan putus, mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu.
Akibatnya, masyarakat Dusun Guci, Desa Burni Pase, Kecamatan Permata, mengalami kesulitan.
Saat ini mereka membutuhkan pertolongan untuk mengevakuasi kedua warga mengalami sakit stroke ke Puskesmas Buntul, agar bisa menerima penanganan medis.
Demi membantu kesulitan masyarakat membutuhkan pertolong di pedalaman terisolir.
Baca juga: Cerita Serma Edi Ke Danrem Lilawangsa, Istri dan Ketiga Anaknya Tertimbun Longsor di Aceh Tamiang
Dengan sigap prajurit TNI Kodim 0119/Bener Meriah, jajaran Korem 011/Lilawangsa, Kodam Iskandar Muda, Aceh, melakukan aksi nekat dramatis.
Alternatif Babinsa TNI itu, upaya membawa pasien menggunakan tandu dengan berjalan kaki dari area pegunungan.
Anggota TNI harus menerobos jalan berlumpur menempuh perjalanan sejauh 6 Kilometer untuk bisa sampai ke Puskesmas terdekat.
Walaupun Medan terjal, kontur jalan naik-turun, serta kondisi alam menantang, tidak menyurutkan semangat Babinsa dan warga membawa kedua pasien.
Baca juga: Hingga Jumat 12 Desember 2025, Donasi Peduli Bencana Sudah Terkumpul Rp1,174 Miliar
TNI AD siap sedia membantu masyarakat
Kapendam IM, Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal mengatakan, aksi kemanusiaan ini bagian dari komitmen kemanunggalan TNI rakyat.
Terutama saat ini pasca bencana alam, masyarakat membutuhkan pertolongan.
“Sebagai garda terdepan, TNI AD siap sedia membantu masyarakat, khususnya di daerah terpencil dengan keterbatasan akses.
Harapannya, sinergi Babinsa dan warga sebagai wujud kebersamaan menuju pemulihan,” ujarnya, Jumat (12/12/2025).
Baca juga: VIDEO Haru, Istri dan Anak Prajurit TNI Aceh Tamiang Tertimbun Longsor
Menurutnya, kata Kapendam, meninggatkan kondisi terkini, jalur akses tidak bisa dilalui kendaraan. Pihak keluarga pun meminta bantuan kepada prajurit TNI untuk mengevakuasi.
| Banjir Luapan Kepung Pidie Jaya, Jalan Nasional Terganggu Hingga Mobil Terjebak |
|
|---|
| Empat Bulan Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Krisis Air Bersih |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Bailey di Blang Reubek-Aceh Utara Rampung, Kapasitas 20 Ton |
|
|---|
| Dua Jembatan Ambruk Akibat Banjir di Aceh Singkil belum Tersentuh |
|
|---|
| Protes Data Jadup dan Huntara, Warga Geruduk Kantor Reje |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Babinsa-Tandu-Lansia-Dari-Pergunungan-di-Bener-Meriah.jpg)