Senin, 13 April 2026

Banjir Landa Aceh

Babinsa TNI Tandu Dua Lansia Stroke dari Pergunungan di Bener Meriah

Sejumlah infrastruktur porak-poranda setelah bencana alam banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah Kabupaten Bener Meriah

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com
TANDU LANSIA: Babinsa di Bener Meriah, membawa pasien lansia menggunakan tandu dengan berjalan kaki dari area pegunungan. Anggota TNI harus menerobos jalan berlumpur menempuh perjalanan sejauh 6 Kilometer untuk bisa sampai ke Puskesmas terdekat, Jumat (12/12/2025) 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Bener Meriah 

SERAMBINEWS.COM, BENER MERIAH - Sejumlah infrastruktur porak-poranda setelah bencana alam banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah Kabupaten Bener Meriah

Salah satunya akses jalan putus, mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu.

Akibatnya, masyarakat Dusun Guci, Desa Burni Pase, Kecamatan Permata, mengalami kesulitan. 

Saat ini mereka membutuhkan pertolongan untuk mengevakuasi kedua warga mengalami sakit stroke ke Puskesmas Buntul, agar bisa menerima penanganan medis.

Demi membantu kesulitan masyarakat membutuhkan pertolong di pedalaman terisolir. 

Baca juga: Cerita Serma Edi Ke Danrem Lilawangsa, Istri dan Ketiga Anaknya Tertimbun Longsor di Aceh Tamiang

Dengan sigap prajurit TNI Kodim 0119/Bener Meriah, jajaran Korem 011/Lilawangsa, Kodam Iskandar Muda, Aceh, melakukan aksi nekat dramatis.

Alternatif Babinsa TNI itu, upaya membawa pasien menggunakan tandu dengan berjalan kaki dari area pegunungan. 

Anggota TNI harus menerobos jalan berlumpur menempuh perjalanan sejauh 6 Kilometer untuk bisa sampai ke Puskesmas terdekat.

Walaupun Medan terjal, kontur jalan naik-turun, serta kondisi alam menantang, tidak menyurutkan semangat Babinsa dan warga membawa kedua pasien. 

Baca juga: Hingga Jumat 12 Desember 2025, Donasi Peduli Bencana Sudah Terkumpul Rp1,174 Miliar

TNI AD siap sedia membantu masyarakat

Kapendam IM, Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal mengatakan, aksi kemanusiaan ini bagian dari komitmen kemanunggalan TNI rakyat. 

Terutama saat ini pasca bencana alam, masyarakat membutuhkan pertolongan.

“Sebagai garda terdepan, TNI AD siap sedia membantu masyarakat, khususnya di daerah terpencil dengan keterbatasan akses. 

Harapannya, sinergi Babinsa dan warga sebagai wujud kebersamaan menuju pemulihan,” ujarnya, Jumat (12/12/2025).

Baca juga: VIDEO Haru, Istri dan Anak Prajurit TNI Aceh Tamiang Tertimbun Longsor

Menurutnya, kata Kapendam, meninggatkan kondisi terkini, jalur akses tidak bisa dilalui kendaraan. Pihak keluarga pun meminta bantuan kepada prajurit TNI untuk mengevakuasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved