Banjir Landa Aceh
BNPB Perkirakan Awal Minggu Depan Akses Darat di Aceh Sudah Mulai Optimal
“Kita harapkan awal minggu depan jalur darat sudah dapat dioptimalkan sehingga tonase bantuan bisa meningkat
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nur Nihayati
Adapun akses Gayo Lues–Aceh Tenggara via Kutacane masih lumpuh akibat dua jembatan putus serta longsor dan amblas pada badan jalan. Penimbunan oprit dan pemasangan jembatan Bailey terus dilakukan.
Satu titik kritis di STA 14+400 kini sudah terhubung dan dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.
“Perbaikan infrastruktur ini dilakukan secara kolaboratif, melibatkan aparat keamanan, dinas teknis, serta organisasi kemanusiaan, agar distribusi bantuan mulai dari makanan, obat-obatan, tenda, hingga bahan bakar, dapat menjangkau wilayah terdampak lebih cepat dan aman,” ujar Muhari.
Untuk pemulihan jembatan, BNPB mencatat kemajuan signifikan pada beberapa titik.
Perbaikan Jembatan Tiepin Reudeup dan Jembatan Tiupin Mane di Kabupaten Bireuen telah mencapai 90 persen.
Namun, sejumlah jembatan masih terkendala cuaca, seperti Jembatan Kutabalang di Bireuen yang progresnya baru 40,7 persen, serta Jembatan Jeurata di Aceh Tengah yang masih berada pada tahap awal perbaikan.
Selain infrastruktur, pemerintah juga mulai menyiapkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Penyiapan huntara dilakukan paralel dengan penanganan darurat yang masih berjalan.
Di Sumatra Barat, penanganan bahkan mulai memasuki fase pemulihan awal. Peletakan batu pertama pembangunan huntara telah dilakukan di Korong Asam Pulau, Nagari Anduring, Kabupaten Padang Pariaman, untuk 34 kepala keluarga.
“Untuk Aceh dan Sumatra Utara, kami mendorong pemerintah daerah segera mengidentifikasi lokasi huntara yang aman dan layak.
Penentuan lokasi tidak boleh tergesa-gesa dan harus melalui kajian matang, terutama dari aspek hidrologis, agar tidak kembali terdampak banjir atau longsor,” tegasnya.
Menurutnya, pemilihan lokasi huntara yang tepat akan menjadi fondasi penting menuju hunian tetap sekaligus meminimalkan risiko bencana berulang.
“Penyiapan huntara ini dilakukan seiring lima fokus utama penanganan bencana, yakni pencarian dan pertolongan korban, distribusi logistik, pemulihan akses jalan, pemulihan komunikasi, serta pemulihan akses energi,” pungkasnya.(*)
BNPB
Akses Darat Terputus
jalan putus karena banjir
Banjir Landa Aceh
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| Mendagri Kirim 7 Alat Berat Untuk Pemulihan Aceh Tengah dari Bencana |
|
|---|
| Penyeberangan Lewat Jembatan Apung Kepala Hiudi Peusangan Siblah Krueng Lancar Kembali |
|
|---|
| Pasca Banjir, Abrasi Krueng Peusangan di Pante Baro Kumbang Semakin Meluas |
|
|---|
| Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Pedalaman Aceh Utara, Polres Lhokseumawe Tinjau Jembatan Bailey |
|
|---|
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jembatan-dibangun-1412.jpg)