Kamis, 14 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Akibat Bencana Banjir, 996 Rumah Warga di Aceh Selatan Rusak, 4 Harus di Relokasi 

“Dampak kerusakan rumah diantaranya rusak ringan 851 unit, rusak sedang 145 unit dan 4 unit harus direlokasi,” ujar Renol

Tayang:
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com
Rumah warga direndam banjir di wilayah Trumon Raya, Aceh Selatan 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh Selatan mencatat sebanyak 996 rusak ringan dan sedang akibat dampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten setempat.

Selain itu, terdapat empat rumah warga yang harus direlokasi ketempat lain.

Adapun kerusakan tersebut tersebar di 11 Kecamatan yang terdampak bencana di Aceh Selatan.

Kepala Dinas Perkim Aceh Selatan Renol Riandy mengatakan bahwa ada 1.000 rumah rusak berdasarkan hasil pendataan di lapangan pasca bencana sampai dengan Minggu, 14 Desember 2025.

“Dampak kerusakan rumah diantaranya rusak ringan 851 unit, rusak sedang 145 unit dan 4 unit harus direlokasi,” ujar Renol, Selasa (16/12/2025).

Baca juga: Pemkab Aceh Selatan Pastikan Penanganan Pengungsi Terkendali, Pemulihan Memasuki Tahap Akhir

Ia mengatakan bahwa untuk urusan rumah pemerintah telah berkoordinasi aktif dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) terhadap penanganan rumah yang mengalami kerusakan pasca bencana hidrometeorologi 2025.

“Perkim terus melakukan update pendataan di lapangan untuk memastikan setiap rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana terdata dengan baik,” ungkapnya.

“Kemen PKP memastikan setiap kerusakan rumah akibat bencana akan mendapatkan penanganan sesuai dengan jenis kerusakan,” jelas Renol.

Baca juga: Kemensos Salurkan 24 Truk Bantuan senilai Rp 9 Miliar untuk Korban Banjir Aceh

Selain rumah, bencana banjir dan longsor juga merusak jalan lingkungan 1.626 meter dan drainase lingkungan 10.374 meter.

“Diantaranya rusak ringan 115 meter, rusak sedang 1.351 meter dan rusak berat/hilang 160 meter. 

Kemudian kerusakan drainase lingkungan rusak ringan 500 meter, rusak sedang 8.165 meter dan rusak berat/hilang 1.709 meter,” pungkasnya.

Baca juga: Pemerintah Aceh Surati Lembaga PBB untuk Penanganan Banjir, Mualem: Saya Enggak Tahu

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved