Banjir Landa Aceh
TNI-Polri Bersama Warga Berjibaku Bangun Jembatan Darurat Menuju Singkil
Puluhan pria bertubuh kekar tampak bergotong royong mengangkat batang kelapa berbobot ratusan kilogram secara serempak, Selasa (16/12/2025).
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Personel TNI dan Polri bersama warga berjibaku membangun jembatan darurat di ruas jalan menuju Kota Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, tepatnya di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara.
- Pembangunan dilakukan sejak lima hari terakhir pasca ambruknya jembatan penghubung tersebut.
- Puluhan pria bertubuh kekar tampak bergotong royong mengangkat batang kelapa berbobot ratusan kilogram secara serempak, Selasa (16/12/2025).
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi | Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Personel TNI dan Polri bersama warga berjibaku membangun jembatan darurat di ruas jalan menuju Kota Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, tepatnya di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara.
Pembangunan dilakukan sejak lima hari terakhir pasca ambruknya jembatan penghubung tersebut.
Puluhan pria bertubuh kekar tampak bergotong royong mengangkat batang kelapa berbobot ratusan kilogram secara serempak, Selasa (16/12/2025).
Dengan satu aba-aba, mereka memindahkan batang kelapa ke lokasi jembatan ambruk untuk dijadikan tiang penyangga jembatan darurat.
Raungan mesin gergaji, mesin penyedot air, serta alat berat berpadu dengan teriakan penuh semangat para petugas di lokasi.
Baca juga: VIDEO - TNI dan Polri Berjibaku Buat Jembatan Darurat di Jalan Menuju Singkil
Sejumlah personel bahkan harus mencebur ke sungai, memegang batang kelapa yang ditancapkan satu per satu menggunakan alat berat.
Sebagian lainnya menyelam untuk mengarahkan pipa mesin penyedot air guna membuat lubang agar tiang kelapa dapat berdiri kokoh.
Cucuran keringat bercampur air sungai membuat tubuh para petugas basah kuyup. Mereka berasal dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta masyarakat setempat.
Pada hari kelima pengerjaan, bantuan tambahan datang dari personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang ikut mengangkat dan menata batang kelapa.
Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, yang meninjau langsung lokasi pembangunan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Ini merupakan satu-satunya akses menuju Singkil. Terima kasih kepada TNI, Polri, Pak Dandim, dan seluruh pihak yang sudah lima hari berjibaku membangun jembatan darurat ini,” ujar Hamzah.
Ia menargetkan pembangunan jembatan darurat tersebut dapat diselesaikan dalam pekan ini.
“Mudah-mudahan Kamis atau Jumat sudah bisa selesai dan kembali dilalui masyarakat,” pungkasnya. (*)
Baca juga: Komnas HAM Aceh Minta Pemerintah Bentuk Badan Adhoc Percepat Pemulihan Pascabencana
Baca juga: Prabowo Berharap Papua Ditanami Sawit agar Dapat Swasembada Energi Hasilkan BBM
Baca juga: VIDEO - Akses Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane di Gayo Lues Terus Dipulihkan
| Jembatan Bailey Kala Ili Difungsikan |
|
|---|
| Sudah Enam Bulan Tinggal di Gubuk Darurat, Puluhan Penyintas Banjir di Aceh Utara Belum Terima DTH |
|
|---|
| Rp 380 M untuk Rehabilitasi Sawah, Pemerintah Aceh Percepat Pemulihan Pascabencana |
|
|---|
| Percepat Rehab Lahan Pertanian Pascabanjir Aceh, Dirjen LIP Apresiasi Peran TA Khalid |
|
|---|
| Bupati Al-Farlaky Salurkan Rp 118,9 Miliar, Perbaikan 5 Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tim-gabungan-mengangkat-batang-kelapa-untuk-membuat-jembatan-darurat-di-ruas-jalan-menuju-Singkil.jpg)