Seratusan Anak Pengungsi Balee Panah Ikuti Pemulihan Trauma, Diwarnai Balon dan Permainan
Para relawan menyapa anak-anak, mengajak bermain, serta membagikan makanan ringan di dalam tenda-tenda pengungsian.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Faisal Zamzami
Desa Balee Panah merupakan salah satu wilayah yang mengalami kerusakan paling parah akibat banjir bandang yang terjadi pada Rabu hingga Kamis (26–27/11/2025).
Bencana tersebut menghancurkan permukiman warga, merusak fasilitas umum, dan memaksa ribuan warga mengungsi.
Data yang dihimpun Serambinews.com mencatat, sebanyak 56 unit rumah di Desa Balee Panah hilang tersapu arus banjir.
Selain itu, sembilan rumah tertimbun lumpur, 25 rumah terancam longsor dan tidak aman dihuni, serta delapan unit tempat usaha warga hanyut terbawa arus sungai.
Sejumlah fasilitas umum seperti jembatan, gedung PKK, dan Dayah Istiqamatuddin Babul Ilmi juga mengalami kerusakan akibat longsor.
Tak hanya itu, puluhan hewan ternak milik warga, baik sapi maupun kambing, dilaporkan mati atau hanyut terbawa banjir.
Di tengah keterbatasan dan duka, kegiatan trauma healing tersebut menjadi secercah harapan bagi anak-anak pengungsi, menghadirkan kembali tawa kecil dan semangat untuk bangkit dari bencana.
| VIDEO - Jembatan Bailey Kutablang Rusak, Arus Kendaraan Lumpuh Hingga 6 Jam |
|
|---|
| 62 Rumah Korban Banjir di Lhokseumawe tak Berhak Dapat Dana Stimulan, 186 Unit Masuk Tahap Perbaikan |
|
|---|
| Hasil Validasi Diumumkan, 1.279 Rumah Korban Banjir di Lhokseumawe Berhak Terima Dana Stimulan |
|
|---|
| 1.279 Rumah Korban Banjir di Lhokseumawe Berhak Terima Dana Stimulan |
|
|---|
| Ingat! Mobil dari Arah Banda Aceh Dilarang Melintasi Jembatan Kutablang, Truk & Ambulan Diizinkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Anak-anak-pengungsi-warga-Balee-Panah-Juli-Bireuen-Kamis-18122025.jpg)