Banjir Landa Aceh
Rumah Rusak Diterjang Banjir, Warga Aceh Tamiang Minta Direlokasi:Nggak Ada Lagi yang Bisa Ditempati
"Nggak ada lagi yang bisa ditempati, kami minta direlokasi," kata Burhan, Sabtu (19/12/2025).
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Warga Kampung Pematangdurian, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, meminta direlokasi akibat banjir bandang pada 26 November 2025.
- Seluruh rumah di kampung tersebut hanyut atau rusak berat, sehingga tidak bisa ditempati lagi.
- Tercatat ada 127 keluarga yang kini mengungsi secara terpisah, sebagian di tenda dan sebagian di rumah kerabat.
- Burhanuddin (42), warga setempat, menyebut masih ada lahan lebih tinggi di Pematangdurian yang cocok untuk relokasi jika pemerintah serius menanganinya.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Masyarakat Kampung Pematangdurian, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang meminta direlokasi akibat kerusakan yang sangat parah yang disebabkan banjir bandang.
Kondisi ini diperparah dengan jembatan penghubung ke kampung mereka tidak bisa dilalui karena tumpukan kayu.
Burhanuddin (42), salah satu warga menjelaskan seluruh rumah di Kampung Pematangdurian tidak bisa ditempati lagi. Banjir bandang pada 26 November menyebabkan rumah hanyut dan rusak parah.
"Nggak ada lagi yang bisa ditempati, kami minta direlokasi," kata Burhan, Sabtu (19/12/2025).
Burhan menyebut terdapat 127 keluarga di Pematangdurian.
Saat ini seluruh warga mengungsi secara berpisah.
"Ada yang di tenda, ada juga di rumah saudara," ucapnya.
Dia memastikan masih ada lahan yang cocok untuk relokasi.
Posisinya masih di Pematangdurian dan dinilai lebih tinggi.
"Ada, kalau pemerintah serius, kami siap sediakan lahannya," kata dia.
Baca juga: Jusuf Kalla Tinjau Banjir Aceh Utara, Sebut Dampaknya Lebih Luas dari Tsunami
Warga Jalan Kaki di Atas Tumpukan Kayu
Kerusakan di Pematangdurian salah satu yang terberat.
Warga semakin kesulitan, setelah satu-satunya jembatan ke kampung mereka tidak bisa dilalui karena tumpukan kayu yang hanyut terseret banjir.
Setiap harinya warga harus berjalan kaki menjemput bantuan logistik ke Kampung Rantaubintang, Kecamatan Bandarpusaka.
Akses jalan kaki ini pun tidak mudah karena harus menyusuri lumpur dan tumpukan kayu yang sudah menutupi jalan. (*)
| CSM & Lembaga Donor Malaysia Bantu Huntap untuk Korban Banjir di Pidie Jaya, Disalurkan Lewat Kadin |
|
|---|
| 212 Enumerator akan Turun Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir di Bireuen, Warga Diharap Ada di Rumah |
|
|---|
| Bantuan Rumah Rusak Tahap II Disalurkan di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Hibah dana TKD untuk daerah bencana di Aceh |
|
|---|
| TNI Bangun Jembatan Aramco di Delima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Wargamelewati-jembatan-Pematangdurian-Aceh-Tamiang-yang-dipenuhi-kayu.jpg)