Berita Banda Aceh
Ketua DPRK Banda Aceh Minta Pertamina Awasi Pangkalan dan Agen LPG untuk Stabilkan Harga
Irwansyah juga mendorong Pemko Banda Aceh ikut memperkuat pengawasan, melalui dinas terkait, camat hingga para keuchik.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST meminta Pertamina dan Pemko Banda Aceh memperketat pengawasan agen dan pangkalan LPG.
- Tujuannya untuk melancarkan distribusi dan menstabilkan harga, termasuk melibatkan camat dan keuchik di gampong.
- Ia mengapresiasi penambahan kapal pengangkut LPG menjadi tiga unit yang dinilai membantu mengurai defisit stok akibat terputusnya jalur darat dan meningkatnya permintaan, meski antrean dan kelangkaan masih terjadi.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, meminta pihak Pertamina agar memberikan pengawasan ketat kepada semua agen dan pangkalan penyalur LPG.
Hal itu agar penyaluran berjalan sesuai dan lancar, serta mampu menstabilkan harga kembali.
Irwansyah juga mendorong Pemko Banda Aceh ikut memperkuat pengawasan, melalui dinas terkait, camat hingga para keuchik.
Mereka diminta agar memantau pola distribusi di pangkalan yang ada di setiap gampong.
Pada, Rabu (17/12/2025) malam, Irwansyah mengunjungi Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, guna memantau langsung proses pemuatan truk-truk skid tank LPG ke kapal pengangkut yang disewa oleh Pertamina.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPRK turut didampingi Kepala Pelabuhan Ulee Lheue, Husaini serta pihak ASDP, Pertamina dan ESDM.
Baca juga: Ustaz Adi Hidayat: Bencana Bukan Sekadar Alam, Tapi Cermin Rusaknya Perilaku Manusia
Dalam postingan instagramnya @irwansyah-_st2, Irwansyah terlihat bertemu dengan otoritas pelabuhan dan memantau langsung aktivitas para petugas di area dermaga sandar, baik yang di laut maupun di darat, yang tampak berjibaku dalam rantai distribusi LPG.
Ia memberikan apresiasi kepada Pertamina yang telah menambah kapal pengangkut truk skid tank LPG dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh, sehingga suplai LPG akan semakin cepat.
Sebelumnya hanya terdapat 2 kapal pengangkut LPG yaitu KMP Wira Loewisa dan KMP Aceh Hebat 2.
Dengan mengandalkan dua kapal, ternyata kelangkaan LPG di Banda Aceh belum dapat terurai dengan baik. Dampaknya sejumlah usaha kuliner ikut terganggu.
Akhirnya, sejak beberapa hari terakhir Pertamina kembali menambah satu kapal pengangkut lagi, yaitu KMP Samaeri yang kini juga melayani pengangkutan truk skid tank LPG, dari Lhokseumawe ke Banda Aceh.
Irwansyah menyebutkan, meskipun saat ini sudah ada tiga kapal, persoalan suplai LPG di lapangan belum sepenuhnya selesai.
Baca juga: Pemadaman Listrik Bikin Harga Semen Meroket di Aceh, Kini Pabrik Pacu Distribusi
“Lalu apa masalah suplai LPG sudah selesai? Tentu belum, tapi penambahan kapal jadi pintu masuk untuk mengurai masalah pokok, yaitu defisit stok, karena selama ini permintaan tinggi, tapi stok terbatas,” ujar Irwansyah.
| Balutan Pakaian Adat, Serune Kale, dan Jamuan Khas Aceh Warnai Paripurna HUT Ke-821 Kota Banda Aceh |
|
|---|
| Pansus DPRK Banda Aceh Tekankan Penyerahan Aset Tingkatkan Pelayanan Air Bersih |
|
|---|
| Ketua DPRK Pimpin Paripurna HUT Banda Aceh, Peserta Dibaluti Pakaian Adat Aceh |
|
|---|
| PPP Banda Aceh Bakal Gelar Muscab X |
|
|---|
| Pemuda Didorong jadi Penggerak Ekonomi Kreatif di Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pantau-LPG-20122025.jpg)