Senin, 20 April 2026

Banjir Landa Aceh

Pascabanjir Aceh Tamiang, Jalur Banda Aceh–Medan Mulai Bisa Dilewati, Tapi Masih Padat

Namun, Dishub Aceh mengungkapkan bahwa kepadatan lalu lintas masih terjadi, khususnya di ruas jalan menuju jembatan Aceh Tamiang.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Agus Ramadhan
Serambinews.com/Rianza Alfandi
TRUK BERTUMPUKAN – Mobil truk dan tanki bertumpukan akibat terseret derasnya banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir November 2025. Foto direkam Rabu (10/12/2025). 

SERAMBINEWS.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh menyampaikan bahwa jalur utama Banda Aceh–Medan yang melintasi wilayah Aceh Tamiang mulai kembali dapat dilalui kendaraan pascabanjir yang terjadi sejak 26 November 2025 lalu.

Meski demikian, arus lalu lintas di jalur nasional tersebut masih terpantau padat dan tersendat di sejumlah titik.

Informasi tersebut disampaikan Dishub Aceh melalui unggahan resmi terkait update kondisi lalu lintas pascabencana banjir di Aceh Tamiang pada Minggu (21/12/2025).

Dalam keterangannya, Dishub menyebutkan bahwa genangan air di beberapa titik telah surut sehingga kendaraan dari arah Banda Aceh menuju Medan maupun sebaliknya sudah dapat melintas.

Namun, Dishub Aceh mengungkapkan bahwa kepadatan lalu lintas masih terjadi, khususnya di ruas jalan menuju jembatan Aceh Tamiang.

Kondisi ini disebabkan oleh sisa lumpur pekat yang menutup badan jalan serta kerusakan jalan berupa lubang, terutama di sekitar depan Terminal Tipe B Aceh Tamiang.

Baca juga: Aceh Tamiang Tak Cukup Diberi Bantuan, Saatnya Rekonstruksi Menyeluruh dan Tata Ruang Baru

“Arus lalu lintas terpantau padat dan masih tersendat karena ruas jalan arah jembatan Aceh Tamiang masih tertutup lumpur serta kondisi jalan yang berlubang,” tulis Dishub Aceh dalam keterangannya dikutip Senin (22/12/2025).

Dishub Aceh juga mengimbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas di wilayah terdampak banjir.

Pengendara diminta untuk mengutamakan keselamatan, menjaga kondisi fisik tetap prima, serta memastikan kendaraan dalam keadaan aman sebelum melakukan perjalanan.

Selain itu, masyarakat diharapkan terus memantau informasi lalu lintas terbaru seiring masih berlangsungnya proses pembersihan dan pemulihan pascabencana di wilayah Aceh Tamiang.

Dishub Aceh turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar kondisi pascabencana banjir dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat, termasuk arus transportasi di jalur Banda Aceh–Medan, kembali normal seperti sedia kala. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved