Rabu, 10 Juni 2026

Berita Aceh Utara

FK Unimal Gelar Layanan Mobile Clinic bagi Korban Banjir di Aceh Utara

Kami ingin memastikan layanan kesehatan tidak berhenti meski dalam kondisi darurat. InsyaAllah, dengan kebersamaan dan kepedulian.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: IKL
for serambinews/Dok Unimal
Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (FK Unimal) memilih untuk tetap melangkah. 

Kami ingin memastikan layanan kesehatan tidak berhenti meski dalam kondisi darurat. InsyaAllah, dengan kebersamaan dan kepedulian, Aceh Utara akan bangkit, dan kami akan terus membersamai masyarakat hingga keadaan kembali pulih.

SERAMBINEWS.COM,ACEH UTARA - Ketika air belum sepenuhnya surut dan aktivitas warga masih terhenti oleh banjir, Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (FK Unimal) memilih untuk tetap melangkah. 

Di antara lumpur, tenda pengungsian, dan wajah-wajah yang menyimpan kelelahan, layanan mobile clinic FK Unimal kembali hadir menyapa masyarakat terdampak banjir di sejumlah titik pengungsian Desa Lhok Merebo, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pada masa perpanjangan tanggap darurat bencana.

Bencana banjir yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi serta banjir bandang tidak hanya merusak permukiman dan infrastruktur, tetapi juga memutus akses pelayanan dasar, khususnya layanan kesehatan. Menjawab situasi tersebut, FK Unimal bersinergi dengan Ikatan Alumni Kedokteran Universitas Malikussaleh (IKA-KM Unimal) dan MER-C Indonesia untuk memastikan para pengungsi tetap memperoleh layanan kesehatan yang layak.

Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (FK Unimal) memilih untuk tetap melangkah.

Melalui mobile clinic, tim medis memberikan pemeriksaan kesehatan umum dan spesialistik, layanan gizi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta pendampingan psikososial. Anak-anak, lansia, dan kelompok rentan menjadi perhatian utama, mengingat tekanan mental akibat kehilangan tempat tinggal dan terganggunya rutinitas hidup pascabencana. Setiap layanan tidak hanya menghadirkan obat dan tindakan medis, tetapi juga empati dan dukungan emosional.

Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi lintas unsur, mulai dari dosen Fakultas Kedokteran, mahasiswa, dokter muda, hingga para dokter alumni. Kebersamaan tersebut memungkinkan pelayanan kesehatan berjalan lebih komprehensif dan berkelanjutan di tengah keterbatasan akses dan kondisi darurat.

Selain layanan medis, FK Unimal juga menyalurkan bantuan logistik berupa makanan, kebutuhan pokok, obat-obatan, serta perlengkapan kesehatan ke sejumlah posko pengungsian. Bantuan ini menjadi penopang penting bagi warga yang masih bertahan di pengungsian dan belum dapat kembali ke rumah mereka.

Situasi semakin menantang ketika Puskesmas Babah Buloh tidak dapat beroperasi akibat terjangan banjir bandang. Menyadari peran vital fasilitas tersebut, FK Unimal turut terlibat dalam upaya pemulihan melalui pembersihan lingkungan puskesmas, penataan ulang ruang layanan, serta pengadaan kembali obat-obatan dan alat kesehatan dasar. Puskesmas Babah Buloh pun dipersiapkan untuk kembali berfungsi sebagai posko kesehatan utama selama masa tanggap darurat.

Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (FK Unimal) memilih untuk tetap melangkah.
Dok Unimal

Sepanjang tahun 2025, banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara telah memengaruhi ribuan warga dan memaksa banyak keluarga mengungsi. Distribusi bantuan di beberapa wilayah masih menghadapi kendala akibat rusaknya akses jalan dan infrastruktur. Kehadiran FK Unimal diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan layanan kesehatan di tengah kondisi darurat.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh, dr. Muhammad Sayuti, Sp.B, Subsp. BD (K), menegaskan bahwa keterlibatan FK Unimal dalam penanganan bencana merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan sivitas akademika.

“Dalam situasi ketika masyarakat kehilangan tempat tinggal dan rasa aman, kami merasa wajib untuk hadir. Bagi kami, bencana bukan semata tentang air yang meluap, tetapi tentang manusia yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan dosen, mahasiswa, dokter muda, dan alumni merupakan wujud nyata implementasi Tridarma Perguruan Tinggi. Menurutnya, layanan mobile clinic serta pemulihan Puskesmas Babah Buloh menjadi ikhtiar agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan dasar di tengah keterbatasan.

“Kami ingin memastikan layanan kesehatan tidak berhenti meski dalam kondisi darurat. InsyaAllah, dengan kebersamaan dan kepedulian, Aceh Utara akan bangkit, dan kami akan terus membersamai masyarakat hingga keadaan kembali pulih,” tutup dr. Muhammad Sayuti.

Melalui aksi kemanusiaan ini, Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bersama masyarakat—menjaga kesehatan, merawat luka yang terlihat maupun yang tersembunyi, serta menyalakan harapan di tengah bencana.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved