Kamis, 23 April 2026

Berita Pidie

1.057 SHKPN Dikeluarkan BNNK Pidie, Layanan Rawat Jalan belum Capai Target

Di sisi lain, kata Fakrorrazi, perang melawan narkoba harus dilaksanakan secara komprehensif, humanis dan berkelanjutan.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/serambinews
LAYANAN SHKPN : Ketua BNNK Pidie, AKBP Fakrorrazi, menggelar press release akhir tahun 2025 di Kantor BNNK Pidie, Selasa (23/12/2025). Tahun 2025 BNNK Pidie telah mengeluarkan 1.057 SHKPN untuk warga. FOR SERAMBINEWS.COM 

Di sisi lain, kata Fakrorrazi, perang melawan narkoba harus dilaksanakan secara komprehensif, humanis dan berkelanjutan. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia

Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM,SIGLI- Badan Narkotika Nasional Kabupaten atau BNNK Pidie telah mengeluarkan 1.057 Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika atau SHKPN untuk warga.

SHKPN tersebut diterbitkan BNNK Pidie sebagai bentuk pelayanan terhadap warga, dengan biaya Rp 290.000 per orang. 

" Layanan rehabilitasi SHKPN mencapai 1.057 orang dari target 1.100 orang. Biaya pembuatan SHKPN Rp 290.000 per orang, yang sesuai dengan PP Nomor 19 tahun 2020 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak," kata Ketua BNNK Pidie, AKBP Fakrorrazi SH, dalam press release akhir tahun 2025 di Pidie,  Selasa (23/12/2025).

Di sisi lain, kata Fakrorrazi, perang melawan narkoba harus dilaksanakan secara komprehensif, humanis dan berkelanjutan. 

Baca juga: Ada Temuan Kandungan Narkotika di Liquid, BNNK Ingatkan Penjual Vape

Juga harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, dengan semangat sinergi, kolaborasi dan inovasi dalam war on drougs for humanity atau perang melawan narkoba untuk kemanusiaan. 

Menurutnya, BNN Pidie optimis dapat terus melindungi masyarakat dan generasi muda dari ancaman narkoba.

Ia menyebutkan, selama tahun 2025, BNNK Pidie mencatat berbagai capaian signifikan di seluruh bidang tugas. Antara lain pencegahan, pemberdayaan masyarakat atau dayamas, rehabilitasi hingga pemberantas.

“ Bidang pencegahan, pembentukan 50 relawan anti narkotika, pembentukan generasi anti narkotika Pidie. Sosialisasi di lingkungan pendidikan dan sosialisasi di lingkungan masyarakat,” ujarnya. 

Kata Fakhrorrazi, bidang pemberdayaan masyarakat, membentuk penggiat P4GN berjumlah 25 orang. Lalu, pelaksanaan tes urine sekitar 150 orang.

Ia menyebutkan, layanan rawat jalan berjumlah tujuh orang dari target 22 orang. Juga jumlah layanan pasca rehabilitasi mencapai 30 orang dari target 30 orang.

Berikutnya, jumlah intervensi berbasis masyarakat atau IBM lima orang dari target lima orang. Lalu, jumlah unit IBM hanya satu unit, yang berlokasi di Gampong Mamplam, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie.

“ Capaian itu menunjukkan komitmen BNNK Pidie dalam memberikan layanan rehabilitasi yang humanis, berkelanjutan dan berbasis pemulihan,” kata Fakrorrazi

Tiga Warga Direhab

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved