Kamis, 23 April 2026

Banjir Landa Aceh

Medco E&P Malaka, IDI, dan RAPI Gelar Layanan Kesehatan untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh Timur

Tim gabungan memberikan layanan kesehatan darurat kepada masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia.

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
LAYANAN KESEHATAN - PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) bersama Medco Foundation, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh Timur, UPTD Puskesmas Lokop, dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh Timur menggelar layanan kesehatan bagi warga terdampak banjir, Sabtu (13/11). 

Ringkasan Berita:
  • UPTD Puskesmas Lokop menjadi salah satu fasilitas yang terdampak banjir cukup parah sehingga tidak dapat memberikan layanan kesehatan secara optimal.
  • Sebagai respons atas kondisi tersebut, tim gabungan memberikan layanan kesehatan darurat kepada masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia.
  • Layanan kesehatan ini melibatkan enam dokter umum dan tujuh dokter spesialis di bawah naungan IDI Cabang Aceh Timur,

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI — Terganggunya fasilitas layanan kesehatan akibat banjir di Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, mendorong PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) bersama Medco Foundation, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh Timur, UPTD Puskesmas Lokop, dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh Timur menggelar layanan kesehatan bagi warga terdampak, Sabtu (13/11).

Banjir yang melanda wilayah tersebut menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta sejumlah fasilitas umum dan sosial.

UPTD Puskesmas Lokop menjadi salah satu fasilitas yang terdampak cukup parah sehingga tidak dapat memberikan layanan kesehatan secara optimal.

Sejumlah peralatan medis dan obat-obatan dilaporkan hilang terbawa arus banjir.

Sebagai respons atas kondisi tersebut, tim gabungan memberikan layanan kesehatan darurat kepada masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia.

Layanan kesehatan ini melibatkan enam dokter umum dan tujuh dokter spesialis di bawah naungan IDI Cabang Aceh Timur, dengan dukungan bidan dan perawat dari UPTD Puskesmas Lokop serta tenaga medis dari Medco Foundation.

Baca juga: Wagub Dampingi Mendagri Serahkan Bantuan Banjir di Tamiang dan Aceh Timur

Kegiatan pelayanan kesehatan dipusatkan di Kantor Polisi Subsektor Lokop.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan di tengah keterbatasan fasilitas pascabencana.

Layanan kesehatan di Kecamatan Serbajadi tersebut merupakan bagian dari program Mobile Medical Services yang dijalankan Medco E&P dan Medco Foundation.

Program ini bertujuan menjangkau masyarakat di wilayah terdampak bencana sekaligus mendukung pemulihan kondisi kesehatan masyarakat.

General Manager Block A Medco E&P, Tutu Paniji, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari respons tanggap darurat perusahaan terhadap bencana alam.

“Kami berharap layanan kesehatan ini dapat membantu masyarakat Serbajadi yang terdampak banjir, khususnya dalam menjaga kondisi kesehatan pascabencana,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam penanganan dampak bencana.

“Sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga medis, dan para relawan memungkinkan layanan kesehatan ini dapat terlaksana dengan baik,” kata Tutu.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved