Breaking News
Jumat, 24 April 2026

Banjir Landa Aceh

Jembatan Kutablang Rampung Akhir Pekan, BPJN Hitung Daya Tahan Beban

Rangkaian jembatan bailey sudah hampir mencapai tebing jalan sebelah timur Jembatan Kutablang, Bireuen.

Serambinews.com/Yusmandin Idris
JEMBATAN KUTABLANG - Sebagian rangka jembatan bailey di jembatan Kutablang Bireuen, Rabu (24/12/2025) sudah didorong ke timur dan pekerjaan sudah mendekati rampung, diperkirakan selesai akhir pekan ini. Jembatan tersebut ambruk diterjang arus banjir bandang akhir November 2025. 

Ringkasan Berita:Penyambungan sementara Jembatan Kutablang, Kabupaten Bireuen menggunakan jembatan bailey hampir rampung dan diperkirakan selesai akhir pekan ini
Sebelum digunakan, BPJN Aceh akan menghitung daya tahan beban jembatan tersebut untuk menentukan berat kendaraan yang boleh melintas
Jembatan Kutablang ambruk ke sungai setelah diterjang arus banjir bandang yang terjadi akhir November 2025

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Proses penyambungan sementara Jembatan Kutablang, Bireuen, menggunakan jembatan bailey terus dilakukan agar lintas nasional Banda Aceh-Medan bisa segera terhubung.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah 1, Fachruddin didampingi PPK 1.3 Provinsi Aceh Isnanda, kepada Serambinews.com, menyebutkan, diperkirakan pekerjaan itu selesai akhir pekan ini.

"Bila tidak ada halangan akhir pekan ini Minggu tanggal 28 Desember 2025, pekerjaan ini tuntas dan bisa dilewati kendaraan," kata Fachruddin kepada Serambinews.com, Rabu (24/12/2025).

Amatan Serambinews.com di lokasi, rangkaian jembatan bailey yang sudah dirangkai sudah didorong ke timur dan hampir mencapai tebing jalan sebelah timur.

Beberapa alat berat berada di sebelah timur sedang melakukan penarikan jembatan baili tersebut.

Bagian bawah jembatan juga ada alat berat menguatkan tiang penyangga sebanyak delapan tiang, tiang besi sudah ditanam sebagai penahan jembatan bailey. Sebagian sudah berada di tiang penyangga tersebut.

Fachruddin mengatakan, rangkaian jembatan sudah didorong ke timur dan tinggal 6 bentang lagi yang akan didorong.

Bagian bawah, katanya, ada delapan tiang penyangga jembatan. Pekerjaan yang sedang dikerjakan mendorong jembatan dan juga melakukan penimbunan abutmen darurat di sisi timur jembatan.

Baca juga: Rampung Diperbaiki, Jembatan Tenge Besi di Bener Meriah sudah Bisa Dilintasi

Isnanda menambakan, realisasi pekerjaan penyambungan jembatan sudah mencapai 80 persen dan tinggal selesaikan pendorongan ke tepi sebelah timur.

Kemudian dilanjutkan pemasangan lantai. Setelah itu pekerjaan lanjutan melakukan pengukuran daya beban terhadap jembatan tersebut.

Nanti, berat kendaraan juga akan ditimbang untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di jembatan tersebut.

Akses Sementara Via Awe Geutah

Isnanda mengatakan, bagi kendaraan dari Banda Aceh ke Medan atau sebaliknya untuk sementara dapat melintasi jembatan alternatif yaitu jembatan Awe Geutah Paya-Teupin Reudeup sambil menunggu Jembatan Kutablang selesai.

Ia menjelaskan, Kementerian PUPR bersama BPJN Aceh, PT Adhi Karya, serta personel TNI AD dari satuan Zipur dan Zidam Kodam Iskandar Muda terus bekerja menyelesaikan pembangunan jembatan darurat yang sangat dinantikan masyarakat.

Pantauan Serambinews.com, puluhan personel TNI dari Zipur 16 Indrapuri dan Zidam Kodam Iskandar Muda tampak berjibaku menyelesaikan pekerjaan.

Sementara itu, arus penyeberangan warga melalui sungai masih berjalan normal dengan belasan boat yang hilir mudik mengangkut penumpang dan barang.

Sebelumnya diberitakan, jembatan Rangka Baja Kutablang merupakan satu dari 27 jembatan yang putus akibat banjir baru-baru ini, delapan diantaranya adalah jembatan rangka baja.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved