Kamis, 23 April 2026

Kilas Balik Tsunami Aceh 2004

21 Tahun Tsunami Aceh - Bertahan di Ambang Maut: Terkubur 7 Hari hingga Naik Tong Sampah

Di balik ribuan korban jiwa, tersimpan cerita tentang keteguhan hidup, keajaiban, dan takdir yang masih berpihak. 

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
ARSIP HARIAN SERAMBI INDONESIA
Sebuah arsip berita Harian Serambi Indonesia edisi Rabu 12 Januari 2005 - Teungku Sofyan tergolek di RS Kesdam Banda Aceh setelah tujuh hari tertimbun di reruntuhan 

21 Tahun Tsunami Aceh - Bertahan di Ambang Maut: Selamat Setelah Terkubur hingga Naik Tong Sampah 

SERAMBINEWS.COM - Tsunami Aceh 26 Desember 2004 bukan sekadar catatan angka korban dan kerusakan, tetapi juga rangkaian kisah manusia yang bertahan melampaui batas nalar.

Gempa bumi yang disusul gelombang tsunami menyapu Aceh dan meninggalkan kisah-kisah kemanusiaan yang nyaris tak masuk akal, namun nyata adanya. 

Di balik ribuan korban jiwa, tersimpan cerita tentang keteguhan hidup, keajaiban, dan takdir yang masih berpihak. 

Sebuah arsip berita Harian Serambi Indonesia edisi Rabu 12 Januari 2005 kembali dihadirkan dalam rangka peringatan 21 tahun Tsunami Aceh, 26 Desember 2025, untuk mengenang dua kisah penyintas yang bertahan di ambang mau.

Yaitu Teungku Sofyan, yang terkubur reruntuhan selama tujuh hari tanpa makan dan minum, serta Hadiratul Uhra, remaja 13 tahun yang selamat dengan berpegang pada tong sampah di tengah ganasnya air bah. 

Kisah mereka menjadi saksi bisu betapa harapan dapat tetap hidup di tengah kehancuran paling gelap.

Berikut kisah mereka yang selamat dari Tsunami 2004.

1. Teungku Sofyan Terkubur Tujuh Hari

Tuhan maha berkehendak. Teungku Sofyan (pada saat itu berumur 20 tahun) yang digulung ombak tsunami hingga beberapa kilometer.

Kemudian tertimbun reruntuhan bangunan selama tujuh hari tanpa makan tanpa minum, kini masih kuat bertahan hidup.

Saat ditemukan kondisi Teungku Sofyan sangat menyedihkan. Tubuhnya penuh luka.

Kondisinya sangat lemah. Hanya matanya yang bergerak-gerak.

Dia ditemukan warga terkubur di reruntuhan bangunan. Saat itu yang terlihat hanya bagian kepala dan tangannya.

Tidak diperoleh informasi lebih detail di mana Sofyan di temukan.

Arsip berita Harian Serambi Indonesia edisi Selasa 4 Januari 2005, atau sembilan hari setelah tragedi gempa dan tsunami.
Arsip berita Harian Serambi Indonesia edisi Selasa 4 Januari 2005, atau sembilan hari setelah tragedi gempa dan tsunami. (Arsip Harian Serambi Indonesia)

Beberapa saksi yang ditemui di Rumah Sakit Kesdam Banda Aceh hanya menyebutkan di wilayah Aceh Jaya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved